Polda Metro Jaya Soal Akun X @TMCPoldaMetro Diretas: Fokus Pemulihan Akun

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jumat (7/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Polda Metro Jaya membenarkan akun X (dulu Twitter) @TMCPoldaMetro mengalami peretasan. Saat ini, kepolisian berbareng pihak platform tengah melakukan proses pemulihan agar akun tersebut kembali dapat digunakan untuk menyampaikan info kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan peretasan diketahui terjadi pada Kamis (6/8). Saat ini, Direktorat Siber Polda Metro Jaya juga melakukan kajian terhadap kejadian tersebut.

"Nah, kita ketahui itu pada hari Kamis ya, 6 Agustus 2026. Dan saat ini tengah dilakukan pengamanan dari sisi pemulihan, pengambilalihan daripada pihak X platform," kata Budi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (7/8).

"Nah, saat sekarang ini dari Direktorat Siber juga melakukan kajian mengenai tentang akun tersebut, berapa konten, apakah lenyap alias tidak. Ini tetap dalam tahap pemulihan," lanjutnya.

Budi menjelaskan, admin TMC Polda Metro Jaya dan Direktorat Siber telah berkoordinasi dengan pihak platform X untuk mempercepat proses pengambilalihan kembali akun tersebut.

Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memulihkan akun lantaran selama ini akun @TMCPoldaMetro menjadi salah satu kanal utama penyampaian info lampau lintas kepada masyarakat.

"Yang utama adalah gimana memulihkan dulu, memulihkan platform. Karena itu kan sebagai wadah untuk memberikan info kepada masyarakat," ujar Budi.

"Apalagi besok juga ada beberapa aktivitas agenda masyarakat mengenai tentang berapa ruas jalan. Nah, ini kan kudu kita upload sehingga itu memberikan info kepada masyarakat," tambahnya.

Selama proses pemulihan berlangsung, Polda Metro Jaya menyiapkan kanal komunikasi lain agar jasa info kepada masyarakat tetap berjalan.

"Kalau ini terganggu, mungkin kita bakal menggunakan beberapa media ataupun platform lainnya," ujar Budi.

Meski demikian, Budi memastikan peretasan tersebut sejauh ini tidak menimbulkan akibat signifikan terhadap info maupun konten nan ada di akun tersebut.

"Tapi sejauh ini hanya peretasan nan tidak berakibat signifikan terhadap hilangnya konten ataupun nan lain-lain," tegas dia.

Terkait kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut, Budi mengatakan penyelidikan tetap berlangsung. Polisi tetap mendalami motif pelaku dan akibat nan ditimbulkan akibat peretasan tersebut.

Budi menambahkan, masyarakat tetap dapat memperoleh info resmi Polda Metro Jaya melalui kanal media sosial lain nan tetap beroperasi, seperti akun IG resmi Polda Metro Jaya, TikTok, hingga YouTube.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan