Polda Metro Akan Periksa Betrand Peto Terkait Laporan Dugaan Kekerasan Seksual

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gedung Polda Metro Jaya. Foto: Ilham Kausar/Antara

Polda Metro Jaya bakal mengagendakan pemeriksaan terhadap pihak-pihak mengenai dalam laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) nan menyeret Betrand Peto namalain ATT. Laporan tersebut dibuat pada Sabtu (12/9).

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno mengatakan interogator saat ini tetap melakukan pendalaman setelah laporan diterima.

“Selanjutnya setelah laporan polisi diterima, kemudian dilakukan serangkaian membikin manajemen penyelidikan dan selanjutnya dari tim interogator nan menangani bakal meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga bakal meminta visum,” kata Onkoseno di Polda Metro Jaya, Senin (14/9).

Dia menyebut pemanggilan terhadap Betrand bakal dijadwalkan interogator setelah proses pendalaman dilakukan.

“Tentunya kelak ke depan tim interogator bakal mengagendakan juga untuk mengambil keterangan dari para pihak nan terkait,” ujarnya.

Konferensi pers korban TPKS Betrand Peto di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (13/9/2026). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Laporan tersebut dibuat oleh seorang wanita berinisial AW nan disebut sebagai korban. Sementara terlapor berinisial ATT.

“Adapun pelapor sekaligus korban ialah seorang wanita inisial AW dan terlapornya adalah seorang laki-laki inisial ATT,” kata Onkoseno.

Onkoseno mengatakan dugaan peristiwa tersebut terjadi di sekitar area SCBD, Jakarta Selatan. Namun, kronologi lengkapnya tetap didalami penyidik.

“Kalau untuk letak itu di sekitar SCBD. Kronologis, itu kelak tetap bakal didalami oleh tim penyidik,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan laporan dugaan TPKS tersebut. Ia menyebut laporan dibuat pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Budi juga menyebut terlapor mempunyai hubungan family sebagai anak angkat artis Ruben Onsu.

Ruben sebelumnya meminta publik tidak terburu-buru mengambil konklusi mengenai laporan tersebut. Ia mengatakan tetap menunggu penjelasan dari kawan anaknya nan berada di letak kejadian.

“Kami bakal berupaya untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal nan diperlukan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ruben.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan