PNM Lansiapreneur Jadi Ruang Berkarya bagi Lansia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Produktivitas tidak selalu diukur dari seberapa banyak nan dihasilkan. Di usia senja, tetap aktif juga bisa berfaedah mempunyai aktivitas nan disukai, menghabiskan waktu bersama, dan menikmati hal-hal sederhana nan membikin hari terasa lebih bermakna.

Mulai dari membikin kerajinan, mengaji bersama, mengikuti senam pagi, hingga merawat sesuatu dengan tangan sendiri, setiap aktivitas dapat menghadirkan pengalaman dan kebahagiaan tersendiri. Semangat tersebut menjadi bagian dari pendekatan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui Program PNM Lansiapreneur di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat (Jabat).

Melalui budidaya ayam petelur dan ikan nila, PNM menghadirkan aktivitas tambahan nan dapat diikuti para oma dan opa sesuai keahlian mereka, sekaligus memberi kesempatan untuk terlibat langsung dalam pemeliharaan hingga menikmati hasilnya bersama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Oma Wati, salah satu penunggu Rumah Oma, aktivitas ini menghadirkan kesenangan nan bisa dirasakan langsung dalam keseharian.

"Senang rasanya bisa ikut memberi makan ayam, lampau mengambil telurnya untuk dimasak sehari-hari. Kadang dibuat telur ceplok alias dadar. Ikannya juga kami panen, lampau digoreng. Rasanya gurih. Kami senang lantaran bisa ikut merawat dan menikmati hasilnya bersama-sama," tutur Oma Wati dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).

Sementara itu, bagi Opa Yusri, aktivitas budidaya ikan nila juga menjadi pengalaman baru nan membikin aktivitas sehari-hari semakin beragam.

"Dari aktivitas ini, kami jadi belajar, ikan bukan hanya diberi makan, tetapi juga perlu dirawat dan diperhatikan pertumbuhannya sampai siap dipanen. Terima kasih kepada PNM lantaran sudah memberi kami kesempatan untuk mencoba perihal baru seperti ini," ujar Opa Yusri.

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Kindaris mengatakan bahwa pemberdayaan lansia tidak cukup hanya melalui pemberian support fasilitas, tetapi juga perlu menghadirkan ruang bagi mereka untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi.

"Lebih dari sekadar support fasilitas, kami mau menghadirkan ruang bagi para lansia untuk terus berkarya dan menjalani hari dengan lebih bermakna. Melalui Program PNM Lansiapreneur, kami mau para oma dan opa mempunyai kesempatan untuk tetap aktif, melakukan hal-hal nan mereka sukai, serta merasakan faedah dari apa nan mereka kerjakan. Karena usia bukanlah pemisah untuk tetap produktif dan berdaya," ujar Kindaris.

Untuk mendukung keberlanjutan aktivitas di Rumah Oma, PNM menyediakan sarana budidaya ayam petelur dan ikan nila beserta perlengkapan pendukung dan pendampingan. Dukungan juga bersambung melalui penyediaan pakan agar aktivitas budidaya dapat terus berjalan.

Selain itu, pengelolaan budidaya ikan nila turut didukung aplikasi digital PNM Fish Care nan membantu memantau pertumbuhan dan tingkat kematian ikan. Pemanfaatan teknologi ini membantu pengelola memantau kondisi budidaya secara lebih terukur dan mendukung pengelolaan nan lebih mandiri.

Ke depan, hasil panen ikan nila direncanakan bakal diserap oleh off-taker, dengan untung penjualannya dimanfaatkan untuk membantu biaya operasional panti. Dengan demikian, aktivitas ini tidak hanya menjadi aktivitas produktif bagi para oma dan opa, tetapi juga berkesempatan mendukung kemandirian Rumah Oma secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, program PNM Lansiapreneur merupakan bagian dari upaya PNM menghadirkan pemberdayaan nan menjangkau beragam fase kehidupan. Bentuk dukungannya menyesuaikan kebutuhan masing-masing, dengan semangat nan sama: membuka kesempatan untuk tumbuh dan menjalani kehidupan nan lebih baik.

Di Rumah Oma, keberdayaan datang dalam corak nan dekat dengan kehidupan sehari-hari seperti aktivitas nan dinantikan, kebersamaan saat merawat ayam dan ikan, hingga hidangan nan dinikmati dari hasil panen sendiri. PNM berupaya memastikan terbukanya kesempatan untuk menjalani hari dengan aktif, bermakna, dan penuh kebersamaan tetap terbuka di usia senja.

(ega/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑