PLTA Swasta Tawarkan Sukuk Ijarah Rp1 Triliun untuk Perkuat EBT

Sedang Trending 1 jam yang lalu
PLTA Swasta Tawarkan Sukuk Ijarah Rp1 Triliun untuk Perkuat EBT (MI/HO)

PT Tamaris Hidro, salah satu developer dan operator pembangkit listrik tenaga air (PLTA) swasta di Indonesia, melakukan tindakan korporasi melalui Penawaran Umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tamaris Hydro Tahap I Tahun 2026. Nilai emisi nan ditawarkan mencapai sebanyak-banyaknya Rp1 triliun.

Penerbitan instrumen syariah ini merupakan bagian dari strategi pendanaan jangka panjang perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, meningkatkan efisiensi pembiayaan, sekaligus memperluas kontribusi dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.

Struktur Kuat dan Peringkat Investasi

Sukuk Ijarah ini memperoleh ranking idAA(sy)(sf) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Kekuatan instrumen ini didukung oleh Fasilitas Pembiayaan alias Credit Enhancement Facility (CEF) dari PT Sarana Multi Infrastruktur dengan nilai standby maksimal Rp450 miliar.

Perseroan menawarkan sukuk dalam dua seri:

  • Seri A: Tenor 5 (lima) tahun.
  • Seri B: Tenor 7 (tujuh) tahun.

Pembayaran hadiah ijarah bakal dilakukan setiap tiga bulan (kuartalan). Adapun objek ijarah nan mendasari transaksi ini adalah kewenangan faedah atas kapabilitas listrik pembangkit milik perseroan sebesar 1,83 miliar kWh yang menjamin pendapatan berulang (recurring income) melalui perjanjian jangka panjang dengan PLN.

Rencana Penggunaan Dana:
Seluruh biaya hasil publikasi sukuk bakal digunakan untuk melakukan refinancing sebagian pinjaman sindikasi perbankan pada pembangkit-pembangkit nan beraksi secara komersial (COD). Langkah ini diharapkan bisa menekan biaya pendanaan dan memperkokoh posisi finansial perseroan.

Jadwal Penawaran Sukuk

Penerbitan ini didukung oleh PT BCA Sekuritas, PT Binaartha Sekuritas, PT INA Sekuritas Indonesia, dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai Joint Lead Underwriters. Berikut agenda krusial bagi calon investor:

Kegiatan Tanggal
Masa Bookbuilding 18-24 Juni 2026
Pernyataan Efektif OJK 30 Juni 2026
Masa Penawaran Umum 2-6 Juli 2026
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia 10 Juli 2026

Fundamental Bisnis dan Komitmen ESG

Hingga tahun kitab 2025, PT Tamaris Hidro mencatatkan performa solid dengan pendapatan sebesar Rp563,7 miliar dan EBITDA Rp389,2 miliar. Total aset perseroan sekarang mencapai Rp5,18 triliun dengan ekuitas Rp2,53 triliun. Sejak 2014, perseroan konsisten mencatat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) pendapatan sebesar 23,87%.

Presiden Direktur PT Tamaris Hidro, M Syahrial, menegaskan bahwa publikasi sukuk ini merupakan bentuk nyata support terhadap sasaran pemerintah mencapai porsi EBT 34,3% pada tahun 2034. "Kami menghadirkan pengganti investasi nan kompetitif sekaligus memberikan kesempatan bagi penanammodal untuk berperan-serta langsung dalam pembangunan prasarana daya bersih nan berkelanjutan," pungkasnya. (MTVN/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia