PLN Cetak Laba Rp 7,26 Triliun di 2025

Sedang Trending 23 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) membukukan untung tahun melangkah sepanjang 2025 sebesar Rp7,26 triliun. Jumlah tersebut mengalami penurunan 65,8% dibandingkan untung tahun 2024 nan tercatat mencapai Rp21,23 triliun.

Berdasarkan laporan finansial konsolidasian PLN per 31 Desember 2025 (audited), dikutip Selasa (2/6/2026), penurunan untung 2025 ini terjadi sekalipun pendapatan PLN mengalami peningkatan dari Rp545,38 triliun di 2024 menjadi Rp582,68 triliun pada 2025.

Kenaikan pendapatan sendiri ditopang oleh penjualan tenaga listrik sebesar Rp367,09 triliun, naik dari Rp353,18 triliun pada tahun sebelumnya. Kemudian, terdapat juga pendapatan kompensasi dari pemerintah nan meningkat menjadi Rp112,73 triliun dari Rp100,18 triliun.

Meski demikian, total beban upaya PLN naik menjadi Rp533,46 triliun pada 2025 dibandingkan tahun 2024 nan tercatat sebesar Rp484,76 triliun. Adapun, salah satu kenaikan beban upaya terjadi pada sektor bahan bakar dan pelumas.

Pada sektor tersebut beban upaya PLN tercatat sebesar Rp198,61 triliun di 2025, mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 nan hanya Rp179,29 triliun.

Kenaikan beban upaya juga terjadi pada pembelian tenaga listrik dari swasta alias Independent Power Producer (IPP) nan naik menjadi Rp195,21 triliun dibandingkan tahun 2024 nan hanya Rp178,63 triliun.

Selain itu, aspek utama nan menekan keahlian perusahaan adalah kerugian kurs mata duit asing nan naik signifikan. Adapun, PLN mencatat rugi kurs bersih pada tahun 2025 mencapai Rp12,46 triliun alias lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 nan tercatat hanya sebesar Rp6,78 triliun.

Tak hanya itu, perseroan juga mengalami peningkatan beban finansial menjadi Rp24,86 triliun dari Rp24,42 triliun pada 2024.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News