PKB: Pesan Prabowo 'Menteri Tak Sanggup Silakan Minggir' Bukan Retorika

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti agar jajarannya keluar dari kabinet jika merasa tak sanggup bekerja di tanggal merah. Ketua DPP PKB Daniel Johan menilai pesan itu sebagai pengingat jika kedudukan adalah amanah rakyat.

"Pesan Presiden Prabowo ini kudu dibaca sebagai corak kepemimpinan nan tegas dan berorientasi hasil," kata Daniel kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, sikap Prabowo tersebut juga tercermin dari kebiasaannya turun langsung ke lapangan, termasuk pada hari libur. Hal itu, menurutnya menjadi contoh bagi jejeran pemerintah agar tetap bekerja keras dalam menjalankan tugas.

"Bahwa Presiden sendiri turun ke lapangan apalagi di hari libur agar seluruh jajarannya bekerja keras dan memberi contoh langsung," sambungnya.

Anggota Komisi IV DPR ini menilai pesan itu juga bukan kali pertama disampaikan Prabowo. Menurutnya, pesan tersebut sebagai corak penekanan terhadap pentingnya keahlian dan tata kelola pemerintahan.

"Pesan 'Yang tidak sanggup boleh minggir' ini bukan perihal baru, Presiden sudah beberapa kali menyampaikannya, termasuk saat mencopot ketua BGN nan tersandung masalah tata kelola," tuturnya.

"Jadi ini konsisten, bukan sekadar retorika. Ini pengingat bahwa kedudukan menteri dan pejabat lainnya adalah amanah rakyat, sehingga keahlian kudu terukur dan berorientasi pada pelayanan publik," imbuh dia.

Sebelumnya, Prabowo memberikan pesan serius kepada jajarannya di Kabinet Merah Putih. Ia mewanti-wanti agar jajarannya keluar dari kabinet jika merasa tidak sanggup bekerja di tanggal merah.

Pernyataan Prabowo ini diutarakan saat groundbreaking pembangunan PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi, Selasa (25/8). Prabowo mengatakan kabinetnya terus bekerja nyaris tanpa mengenal hari libur.

"Hari ini hari penting, walaupun libur, walaupun Maulid Nabi kita berjuang untuk rakyat kita. Memang di Kabinet Merah Putih mungkin nyaris tidak ada tanggal merah," kata Prabowo.

"Dan itu risiko, akibat pengabdian. nan tidak sanggup boleh minggir, banyak nan mau menggantikan saudara," lanjutnya.

(amw/rfs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News