PKB minta PDIP bersikap tegas soal posisi politik.
, JAKARTA, – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, mendesak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk segera mengambil sikap tegas mengenai posisi politiknya. Ia meminta partai berlambang banteng itu untuk tidak bersikap 'abu-abu' antara memilih berkoalisi dengan pemerintah alias menjadi oposisi.
Pernyataan ini disampaikan Jazilul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, menanggapi rumor keterlibatan salah seorang tokoh kader PDIP dalam tindakan demonstrasi berbareng mahasiswa baru-baru ini. Menurutnya, kejadian tersebut semakin menegaskan pentingnya kejelasan sikap dari partai ketua Megawati Soekarnoputri itu.
"Kalau memang mau berada di luar pemerintahan, silakan. Tetapi jangan bersikap abu-abu. Itu nan saya maksud," kata Jazilul.
Jazilul menekankan bahwa partai-partai nan saat ini berkoalisi dengan pemerintah sedang bekerja keras untuk mewujudkan janji Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai, persatuan dan soliditas adalah kunci agar seluruh program dapat melangkah sesuai target.
Selama ini, dia menyatakan bahwa partai politik di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan nan berbeda. Oleh lantaran itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya kudu jelas dan tidak menimbulkan multitafsir.
"Posisi PDIP saat ini tetap belum tegas. Sebagai partai penyeimbang itu seperti apa? Perlu diperjelas. Berbagai kejadian nan ada justru semakin krusial untuk memastikan posisi tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, Jazilul mengaku bakal lebih menghargai jika PDIP menyatakan sikap alias posisi nan tegas. Ia berambisi tidak ada perbedaan antara sikap resmi partai dengan realita di lapangan.
"Sikap nan tegas tentu lebih kami hargai daripada mengatakan A tetapi nan dikerjakan B," tegasnya.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·