PKB Apresiasi Polri Bongkar Markas Judol di Jakbar: RI Jadi Target Operasi

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Jakarta - Kapoksi PKB Komisi III DPR RI Abdullah mengapresiasi Polri membongkar markas pertaruhan online (judol) hingga menangkap 321 WNA di perkantoran di wilayah Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar). Abdullah mengatakan Indonesia memang menjadi salah satu sasaran operasi judol.

"Saya mengapresiasi Polri, khususnya Bareskrim Polri, nan sukses membongkar jaringan gambling online nan dioperasikan ratusan WNA melalui 75 situs gambling online di area perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Apresiasi juga saya sampaikan atas investigasi awal nan dilakukan berbareng Kemenimipas dalam mengungkap kasus ini," kata Abdullah saat dihubungi, Minggu (10/5/2026).

Abdullah mengatakan pembongkaran kasus ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas judol. Ia mengingatkan Indonesia merupakan salah satu sasaran operasi judol.

"Menurut saya, pengungkapan jaringan ini bukan sekadar penindakan terhadap praktik gambling online, tetapi juga menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga ketahanan ekonomi dan keamanan digital nasional. Keterlibatan ratusan WNA dan puluhan situs gambling online menunjukkan bahwa kejahatan digital lintas negara sekarang semakin terorganisasi dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu sasaran operasinya," ucap dia.

Karena itu, dia berambisi Polri bisa terus memberantas judol secara lebih masif. Sehingga, kata dia, Indonesia bisa bebas dari cengkraman judol.

"Saya berambisi Polri dapat terus memperkuat pemberantasan gambling online dan beragam kejahatan digital lainnya secara lebih masif, konsisten, dan berkepanjangan agar ruang digital Indonesia tidak menjadi tempat berkembangnya jaringan kejahatan internasional," tutur dia.

Seperti diketahui, total ada 321 WNA diamankan dalam pengungkapan kasus pertaruhan online di Hayam Wuruk, Jakbar. Dari total tersebut rinciannya adalah 57 WNA Tiongkok alias China, 228 WNA Vietnam, 11 WNA Laos, 13 WNA Myanmar, 3 WNA Malaysia, 5 WNA Thailand, 3 WNA Kamboja. Para pelaku ditangkap tangan saat melakukan gambling online.

"Dari para pelaku nan sukses kita amankan, jumlahnya mencapai 321 orang," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra.

Saat ini, para pelaku tetap dalam pemeriksaan. Pelaku di periksa di gedung area Hayam Wuruk.

"Untuk para pelaku sampai saat ini tetap ada di atas, tetap lagi kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman secara intensif ya," kata Wira. (maa/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News