PIKI Fokus Jadi Pusat Pemikiran Indonesia Emas 2045

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
PIKI Fokus Jadi Pusat Pemikiran Indonesia Emas 2045 Pelantikan Pengurus Pusat PIKI 2026-2031.(MI/HO)

PENGURUS Pusat Persekutuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Periode 2026-2031 resmi dilantik dalam prosesi khidmat nan dihadiri oleh jejeran tokoh nasional, akademisi, profesional, birokrat, hingga pemimpin gereja dari seluruh penjuru tanah air. Pelantikan ini menandai babak baru bagi PIKI untuk mempertegas peran intelektual Kristen dalam mengawal visi Indonesia Emas 2045.

Ketua Umum PIKI Periode 2026-2031 Maruarar Sirait menegaskan komitmen organisasi untuk beralih bentuk menjadi pusat pemikiran (think tank) nan progresif. Menurut Maruarar nan juga Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, PIKI kudu menjadi katalisator perubahan sosial nan bisa memberikan solusi konkret atas tantangan bangsa di masa depan.

"PIKI tidak boleh hanya menjadi organisasi diskusi, tetapi kudu menjadi organisasi nan menghasilkan gagasan, kebijakan, inovasi, dan kepemimpinan nan berakibat bagi masyarakat, gereja, bumi usaha, dan negara," tegasnya dalam sambutan pelantikan, Sabtu (30/5).

Arahan Mendagri: Jaga Persatuan dan Kualitas SDM

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, nan datang memberikan arahan, menekankan krusialnya peran organisasi intelektual dalam menjaga stabilitas dan persatuan nasional. Di tengah dinamika dunia nan kian kompleks, Indonesia memerlukan pemimpin nan mempunyai integritas sekaligus kapabilitas intelektual nan mumpuni.

Tito memaparkan lima poin strategis bagi PIKI, di antaranya memperkuat moderasi dan toleransi sebagai fondasi pembangunan, mendorong peningkatan kualitas SDM unggul, serta mengembangkan kepemimpinan muda nan berkarakter. "Indonesia memerlukan lebih banyak intelektual nan tidak hanya pandai secara akademik, tetapi juga mempunyai integritas, nasionalisme, dan komitmen melayani masyarakat," ujar Mendagri.

Transformasi Menuju Strategic National Think Tank

Wakil Ketua Umum DPP PIKI, Fary Djemy Francis, menambahkan bahwa PIKI periode ini bakal konsentrasi pada inovasi, investasi, dan pengembangan talenta nasional. Ia menggarisbawahi enam pilar substantif nan bakal menjadi arah mobilitas organisasi ke depan:

  1. Strategic National Think Tank: Membangun pusat kajian strategis untuk rekomendasi kebijakan ekonomi, teknologi, energi, hingga transformasi digital.
  2. Christian Leadership Academy: Menyiapkan program kaderisasi nasional untuk melahirkan pemimpin masa depan di beragam sektor.
  3. Ekosistem Talenta dan Inovasi: Menjadi jembatan antara akademisi, industri, startup, dan pemerintah.
  4. Kewirausahaan dan Investasi: Menciptakan wirausaha baru dan memperluas akses pembiayaan bagi generasi muda.
  5. Digitalisasi Organisasi: Transformasi menjadi organisasi modern berbasis info dan kolaboratif.
  6. Kontribusi Indonesia Emas 2045: Menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan produktivitas nasional.

"Sudah saatnya PIKI menjadi organisasi nan tidak hanya berpikir, tetapi juga mengeksekusi perubahan," kata Fary Djemy Francis.

Komitmen PIKI 2026-2031:

  • Memperkuat peran intelektual Kristen dalam pembangunan nasional.
  • Menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat.
  • Mengembangkan kepemimpinan generasi muda dan inovasi.
  • Membangun jejaring nasional dan internasional nan berakibat nyata.

Pelantikan ini menjadi titik awal bagi PIKI untuk berkontribusi lebih dalam mewujudkan Indonesia nan maju, inklusif, dan berkekuatan saing dunia dengan berdasarkan nilai-nilai iman, integritas, dan semangat pelayanan. (Ant/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia