Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai mengungkap keresahannya lantaran kementerian nan dia pimpin tak pernah diapresiasi meski dinilai berprestasi.
"Kami sudah berprestasi tapi bapak-ibu tidak pernah kasih apresiasi," ujar Pigai saat datang dalam rapat kerja di Komisi XIII DPR, Rabu (10/6).
Pernyataan itu disampaikan Pigai merespons Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya nan mengkritisi usulan anggaran Kementerian HAM. Willy menilai usulan anggaran tersebut tetap konsentrasi pada pelayanan internal dan tak mempunyai mata anggaran nan jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, kata Willy, pihaknya mendukung semua program dan usulan Kementerian HAM. Sebab, kata dia, banyak dari komisinya juga merupakan pejuang HAM.
"Jangan pelayanan ke dalam dulu, tunjukkan ketika ini diurus aktivis ini benar. Begitu, kita dukung semua," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kementerian HAM melalui Wakil Menterinya, Mugiyanto mengusulkan anggaran untuk 2027 sebesar Rp3,9 triliun. Namun, oleh Kementerian Keuangan, hanya mendapat pagu sugestif Rp728 miliar.
Jumlah itu hanya naik sedikit dari anggaran 2026 sebesar Rp718 miliar. Namun, Kementerian HAM mengusulkan Rp551 miliar.
"Jadi kami berambisi agar Komisi XIII memberikan support kepada kita agar kebutuhan kami bisa dipenuhi," ujar Mugiyanto.
(thr/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·