Cikal Bintang
, Jurnalis-Minggu, 23 Agustus 2026 |00:03 WIB

Pieter Huistra puas memandang PSS Sleman bermain intens saat menghadapi PSM Makassar (Foto: iLeague)
PELATIH PSS Sleman, Pieter Huistra, puas memandang anak asuhnya saat beruji coba dengan PSM Makassar. Ia berambisi pertandingan tersebut berfaedah jelang Super League 2026-2027.
Laga PSS Sleman vs PSM Makassar itu digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis 20 Agustus 2026. Duel dimainkan dengan format 3x40 menit dan berhujung dengan skor 1-1.
1. Manfaat Penting

PSM membuka kelebihan melalui serangan sigap nan sukses dituntaskan Pedro Caracoci pada menit ke-35. PSS Sleman hanya butuh tiga menit untuk merespons gol tersebut via Matheus Fornazari.
Huistra menilai pertandingan tersebut memberikan faedah krusial bagi tim. Hampir seluruh pemain mendapat kesempatan bermain lebih dari satu jam sehingga kondisi bentuk mereka dapat terus diuji.
“Pertandingan musuh PSM ini sangat bermanfaat. Hampir setiap pemain bermain lebih dari 60-70 menit. Hal itu krusial pada tahap persiapan musim seperti sekarang ini. PSM juga memberikan perlawanan nan cukup kuat," kata Huistra dilansir dari laman i.League, Minggu (23/8/2026).
"Pertandingan ini berjalan dengan intensitas tinggi. Itulah nan bisa kami harapkan di Super League. Bagus bagi kami merasakan situasi seperti itu sejak pertandingan uji coba pada masa pramusim,” sambung laki-laki berpaspor Belanda itu.
22 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·