Pelatih baru Crystal Palace Pierre Sage(X @CPFC)
ERA baru dimulai di Selhurst Park. Crystal Palace secara resmi mengumumkan penunjukan Pierre Sage sebagai pembimbing kepala baru mereka. Pria asal Prancis berumur 47 tahun tersebut diikat dengan perjanjian berdurasi tiga tahun untuk memimpin The Eagles mengarungi kejuaraan domestik dan Eropa musim depan.
Sage datang untuk mengisi posisi nan ditinggalkan Oliver Glasner. Pelatih asal Austria tersebut memutuskan mundur pada akhir musim 2025-2026 setelah masa kedudukan dua separuh tahun nan sangat sukses di London Selatan.
Penunjukan Sage dilakukan setelah manajemen Palace mempertimbangkan beberapa nama besar, termasuk Andoni Iraola nan sekarang melatih Liverpool, serta Frank Lampard dan Kieran McKenna.
Rekam Jejak Gemilang di Prancis
Pierre Sage tiba di Inggris dengan reputasi mentereng. Dalam 12 bulan terakhir berbareng Lens, dia sukses menyabet gelar Pelatih Terbaik Ligue 1. Prestasi puncaknya adalah membawa Lens finis di posisi kedua klasemen dan mempersembahkan trofi Coupe de France pertama dalam 120 tahun sejarah klub tersebut.
Sebelum di Lens, Sage juga menunjukkan tangan dinginnya saat menangani Lyon selama 14 bulan. Berawal dari status interim, dia sukses membawa Lyon mengamankan tiket kualifikasi Liga Europa pada musim 2024-2025.
Profil Singkat Pierre Sage:
- Usia: 47 Tahun
- Kewarganegaraan: Prancis
- Klub Sebelumnya: Lens, Lyon
- Prestasi Utama: Ligue 1 Manager of the Year, Coupe de France (Lens)
- Durasi Kontrak: 3 Tahun (Hingga 2029)
Beban Berat Warisan Glasner
Tugas Sage di Crystal Palace dipastikan tidak mudah. Ia kudu mengisi kekosongan nan ditinggalkan Glasner, sosok nan telah mengubah sejarah klub.
Di bawah pengarahan Glasner, Palace meraih trofi mayor pertama mereka, ialah Piala FA pada 2025, disusul dengan kemenangan di Community Shield dan Liga Konferensi musim lalu.
Berkat keberhasilan menjuarai Liga Konferensi, Crystal Palace bakal berkompetisi di Liga Europa pada musim debut Sage. Pelatih asal Prancis ini tidak bakal bekerja sendirian; dia memboyong Jamal Alioui, asisten setianya di Lens, untuk berasosiasi dalam staf kepelatihan di Palace.
Ambisi Besar di Selhurst Park
Dalam pernyataan resminya, Sage mengakui pencapaian luar biasa pendahulunya dan menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan tren positif klub.
"Oliver Glasner telah mencapai hal-hal luar biasa, dan sekarang saya kudu melakukan perihal nan sama. Itulah kenapa kami datang ke sini dengan ambisi besar. Dinamika di klub ini sangat positif, dan kami berada dalam pola pikir nan sama," ujar Sage.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan menang nan dia bawa dari Prancis bakal menjadi modal utama. "Kami menang tahun lalu, dan kami mau melanjutkan langkah itu di klub baru, proyek baru, tetapi dengan banyak kebiasaan menang," tegasnya.
| Juara Piala FA | 2025 |
| Juara Community Shield | 2025 |
| Juara Liga Konferensi | 2026 |
Dengan support pedoman massa nan militan di Selhurst Park dan skuat nan sudah terbiasa mengangkat trofi, publik sekarang menanti apakah sentuhan taktis Pierre Sage bisa membawa The Eagles terbang lebih tinggi di kancah domestik maupun Eropa. (bbc/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·