PHE ONWJ Lampaui Target, Produksi Sumur LLA-5 Tembus 780 Barel per Hari

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

, JAKARTA, – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) sukses mencatatkan produksi minyak dari Sumur LLA-5 hingga 780 barel per hari. Capaian ini melampaui sasaran awal nan ditetapkan sebesar 300 barel per hari, menandakan potensi besar di wilayah kerja lepas pantai utara Jawa Barat.

"Keberhasilan pengeboran di Sumur LLA-5 ini menjadi bukti nyata bahwa potensi persediaan di wilayah lepas pantai utara Jawa Barat tetap sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan," kata General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.

Sumur LLA-5 mulai beraksi pada 26 Juni 2026. Pertamina menilai kualitas minyak mentah nan diangkat sangat baik, dengan kandungan air nan sangat minim, ialah hanya tiga persen.

Tantangan Teknis dan Keberhasilan Operasi

Proses pencarian minyak di tengah laut ini bukan tanpa hambatan. Muzwir mengakui bahwa tim di lapangan sempat menghadapi hambatan teknis, namun sukses mengatasi semua tantangan di tengah akibat pekerjaan nan tinggi.

Selama 67 hari, terhitung sejak akhir April 2026, seluruh aktivitas pengeboran melangkah selamat dan andal. PHE ONWJ sukses membukukan lebih dari 84 ribu jam kerja tanpa kecelakaan.

Saat ini, Sumur LLA-5 tetap dalam tahap proses clean-up (pembersihan sumur) awal, dengan perkiraan laju produksi minyak tetap dapat meningkat. Tambahan produksi ini memperpanjang napas bagi produksi minyak nasional nan belakangan menurun, sebuah kondisi normal untuk produksi migas nan berasal dari sumur-sumur lapangan nan sudah tua (mature).

"Ini menjadi modal kuat bagi kami untuk melanjutkan program pengeboran berikutnya, dengan Sumur LLA-7," ucap Muzwir.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) nan berkedudukan sebagai Subholding Upstream di lingkungan Pertamina. Peran Subholding Upstream nan dijalankan oleh PHE adalah sebagai pengelola lapangan hulu minyak dan gas bumi nan dioperasikan Pertamina baik di dalam maupun luar negeri.

Regional Jawa diberikan kewenangan oleh PHE untuk mengoordinasikan lapangan hulu minyak dan gas bumi di wilayah Jawa bagian barat nan meliputi PHE ONWJ, PHE OSES, Pertamina EP wilayah Jawa Barat dan Pertamina East Natuna. Area kerja Regional Jawa mencakup Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional
↑