Kegiatan kunjungan pabrik Reporter Cilik Media Indonesia ke PT Dirgantara Indonesia, Bandung, pada Senin (24/8).(MI/Permana)
Awalnya, saya tidak pernah membayangkan bakal mendapatkan kesempatan luar biasa seseru ini. Pada hari Senin, 24 Agustus 2026, saya berbareng 49 kawan lainnya berkesempatan menjadi Reporter Cilik (Repcil) Media Indonesia. Kegiatan factory visit ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun PT Dirgantara Indonesia (PT DI) nan ke-50. Kami mengunjungi Kantor Pusat PT DI nan terletak di Jalan Pajajaran No. 154, Kota Bandung. Sebelum memulai seluruh rangkaian kegiatan, kami berkumpul di Auditorium B.J. Habibie untuk mendapatkan pengarahan dari kakak panitia. Di sana, kami kompak mengenakan atribut komplit berupa rompi dan topi reporter cilik.
Saat nan dinanti-nanti pun tiba untuk memulai factory visit. Hatiku terasa sangat senang lantaran bisa menaiki bus Bandros berbareng teman-teman sembari mendengarkan penjelasan sejarah dari kakak pemandu. Tempat pertama nan kami datangi adalah Gedung Mock-Up. Di dalam gedung edukasi ini, kami mendapatkan kesempatan berbobot untuk masuk langsung ke dalam kabin dan mengintip kokpit pesawat CN235.
Perjalanan kami bersambung hingga akhirnya sampailah kami di area hangar pesawat nan sangat luas. Di tempat perakitan pesawat original ini, kami tidak lupa menjalankan tugas utama untuk mewawancarai para staf dahsyat di sana. Aku sendiri mendapatkan kesempatan emas untuk mewawancarai Kak Youra nan menjabat sebagai Supervisor Proses Mekanikal Final Assembly Line di bagian Manufacturing Engineering.
Ada banyak sekali info baru dan menarik nan saya dapatkan dari Kak Youra. Salah satunya adalah mengenai jenis-jenis pesawat jagoan PT DI nan saat ini sedang diproduksi, ialah CN235, N219, dan NC212. Ternyata, pemasaran pesawat produksi anak bangsa ini tidak hanya laku di dalam negeri saja, lho! Kak Youra membocorkan bahwa pesawat jenis NC212 justru menjadi salah satu produk nan sangat diminati oleh pasar luar negeri.
Kak Youra juga menjelaskan bahwa ada keahlian unik nan wajib dimiliki oleh tenaga kerja nan bekerja di bagian Manufacturing Engineering. Mereka kudu mahir membaca gambar teknis 2 dimensi maupun 3 dimensi. Menurutnya, jika seorang pekerja kurang mempunyai daya khayalan ruang nan baik, mereka bakal mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas perakitan pesawat nan rumit. Di akhir obrolan, Kak Youra menyampaikan angan mulianya untuk tempatnya bekerja, "Harapannya PT DI bisa terus memproduksi pesawat, pemasarannya bisa lebih meluas sampai ke benua lain, serta bisa terus jaya dan hidup."
Selesai menjelajahi hangar, kami pun kembali ke Auditorium B.J. Habibie untuk melanjutkan aktivitas berikutnya, ialah konvensi pers berbareng para ketua tertinggi perusahaan. Sesi tanya jawab ini dihadiri langsung oleh Bapak Dena Hendriana selaku Direktur Produksi dan Ibu Dhias Widhiyati selaku Direktur Keuangan PT DI.
Dalam sesi ini, kami jadi tahu bahwa Pak Dena mempunyai satu pesawat nan paling dia banggakan, ialah seri N219. Alasan beliau membanggakan N219 adalah lantaran pesawat tersebut didesain unik untuk memenuhi beragam macam kebutuhan operasional, salah satunya mempunyai keahlian dahsyat untuk lepas landas maupun mendarat di landasan pacu nan tidak beraspal.
Suasana konvensi pers menjadi sangat menyentuh saat salah seorang kawan bertanya mengenai tips agar anak-anak Indonesia berani bermimpi tinggi. Ibu Dhias Widhiyati tersenyum hangat lampau memberikan jawaban nan sangat memotivasi kami, “Jangan takut mempunyai mimpi nan besar. Jangan pernah berpikir bisa enggak ya saya kerja di PT DI alias membikin pesawat. Katakan dan tanamkan ke dalam diri adik-adik sekalian: saya pasti bisa!”
Menjadi Reporter Cilik dalam sehari rasanya seru sekali! Aku bisa mendapatkan limpahan pengetahuan jurnalistik, keahlian berbicara, serta pengalaman baru nan sangat berbobot di PT Dirgantara Indonesia. Semoga aktivitas berfaedah seperti ini bakal tetap terus diadakan ke depannya. Terima kasih banyak saya ucapkan untuk Media Indonesia dan PT DI atas motivasi serta pengalaman luar biasa nan telah diberikan. Aku sangat bangga menjadi anak Indonesia! (X-6)

English (US) ·
Indonesian (ID) ·