Aiptu Asep Suhara meninggalkan istri tercinta Eka Yulianti dan empat anaknya akibat kecelakaan nan dialaminya di Jalan Merdeka, Kota Bandung. Asep adalah korban tabrak lari mobil sedan warna hitam.
Eka menceritakan saat Asep sebelum berangkat piket tugas. Ia mengatakan, Asep sempat berpamitan ke padanya. Keduanya apalagi tetap berkomunikasi sekitar pukul 23.00 WIB.
"Berangkat waktu dinas juga kondisi lagi sehat, sehat. Jam 11 malam itu terakhir komunikasi," kata Eka saat ditemui, Senin (10/8).
Eka juga mengungkapkan, keduanya sempat membahas persiapan anak mereka nan bakal ke Persik Kediri.
Rencananya, Aiptu Asep bakal mengantar anak mereka pada Selasa besok.
"Ngebahas masalah anak. Anak itu ya anak nan kedua kan mau berangkat ke Persik Kediri. Rencana tuh diantar sama suami hari Selasa ini," ujarnya.
Setelah pembicaraan tersebut selesai, Aiptu Asep berpamitan untuk menjalankan piket.
"Terus pas ya izin gitu, 'Ayah piket dulu ya,' gitu. 'Besok hati-hati,' gitu. Udah. Itu terakhir," tutur Eka.
Tak lama setelah itu, Aiptu Asep menjalankan tugasnya. Namun, sekitar pukul 04.30 WIB pada Minggu (9/8), Eka menerima berita bahwa suaminya mengalami kecelakaan.
Kabar pertama diterima Eka dari ayahnya nan mendapat info dari Bhabinkamtibmas setempat. Setelah dilakukan pengecekan kepada keluarga, berita tersebut dipastikan benar.
Aiptu Asep meninggal bumi di letak kecelakaan setelah diduga menjadi korban tabrak lari.
Eka juga membenarkan bahwa status WA nan beredar luas merupakan status nan dibuat oleh suaminya. Menurutnya, tidak ada kejadian unik nan mendahului kecelakaan tersebut.
"Nggak ada apa-apa. Enggak ada maksudnya enggak ada kejadian alias firasat apa, enggak," katanya.
Ia mengatakan, beberapa hari sebelumnya suaminya memang sempat membikin status nan bernuansa galau. Namun, menurut Eka, perihal itu lebih berangkaian dengan pikirannya mengenai masa depan anak-anak mereka nan tetap kecil.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·