Pesan Prabowo ke Danantara Kelola Rp 17.000 T: Jangan Bocor, Itu Uang Rakyat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jejeran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berhati-hati mengelola aset negara senilai Rp 17.000 triliun. Prabowo meminta Danantara tidak membiarkan kebocoran duit rakyat terjadi.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya di letak tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah.

Prabowo mengatakan Danantara saat ini mengelola sekitar 1.040 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total aset nyaris mencapai US$ 1 triliun alias setara Rp 17.000 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang dikelola nggak tanggung-tanggung, ada 1.040 BUMN. Kemudian nilainya ya nyaris semuanya itu US$ 1 triliun, itu Rp 17.000 triliun. Jadi kudu diurus baik-baik ya, Pak Dony sama semua stafnya, jangan bocor, jangan menguap duit itu, duit rakyat itu ya," ujar Prabowo, lewat YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (23/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memperkenalkan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria.

Ia menjelaskan Danantara merupakan biaya kedaulatan Indonesia nan bekerja mengelola kekayaan negara untuk kepentingan generasi mendatang.

"Danantara itu adalah biaya kedaulatan kita, singkatan Daya Anagata Nusantara. Daya artinya energi, kekuatan. Anagata masa depan. Jadi mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa untuk anak dan cucu kita seluruhnya," terang Prabowo.

(ily/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance