Tangguh Yudha
, Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2026 |20:54 WIB

Dirut LPDP (Foto: Okezone)
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto buka bunyi mengenai viralnya alumni LPDP nan mengaku bangga anaknya menjadi penduduk negara Inggris. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan nan terjadi dan menyesalkan polemik nan muncul di ruang publik.
"Kami atas nama LPDP dan seluruh alumni nan mewakili mengucapkan permohonan maaf atas nan semestinya tidak perlu polemik tersebut, dan kita sangat menyesalkan lantaran perihal nan tidak baik sehingga timbul obrolan diantara kita nan semestinya bisa kita hindari," katanya dalam aktivitas media briefing di Jakarta, Rabu (24/2/2026).
Meski demikian, Sudarto meyakini bahwa kebanyakan alumni LPDP tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengabdi kepada bangsa. Ia menyebut para alumni tersebar di beragam sektor dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
"Tapi saya meyakini bahwa seluruh Alumni LPDP saat ini bekerja dengan sangat giat mengabdi pada negeri dengan penuh dedikasi di seluruh pelosok Tanah Air di seluruh lapisan jenis pekerjaan. Ada nan menjadi pembimbing di pelosok sana, ada nan menjadi pengajar di perguruan tinggi, ada nan menjadi pengusaha, PNS tentunya dan banyak sekali nan membawa nama Indonesia di panggung dunia," lanjutnya.
Sudarto juga mengingatkan para alumni agar senantiasa menjaga etika, moral, dan nilai-nilai kebangsaan. Ia menegaskan bahwa danasiwa LPDP berasal dari biaya masyarakat, sehingga setiap penerima mempunyai tanggung jawab moral untuk menjaga amanah tersebut.
"Sekali lagi Anda semuanya bisa berilmu tinggi S2, S3, post doctoral ataupun fellowship ya ataupun aktivitas lainnya danasiwa LPDP itu dari duit rakyat. Saya mau ingatkan teman-teman, lu pakai duit pajak, kudu ingat itu," ujar Sudarto.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·