Pertunjukan Musik hingga Seni Meriahkan Puncak Lebaran Betawi 2026

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Pertunjukan grup musik Betawi di aktivitas Lebaran Betawi 2026 nan digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Perhelatan Lebaran Betawi 2026 nan digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, pada Minggu (12/4/2026) berjalan meriah. Perayaan tahunan nan digelar sejak 10-12 April 2026 telah sampai di puncaknya pada hari ini.

Berbagai aktivitas memeriahkan aktivitas halal-bihalalnya penduduk Betawi se-Jakarta dan Kepulauan Seribu ini. Di pagi hari, Lebaran Betawi dibuka dengan aktivitas senam pagi bersama. Kemudian, aktivitas dilanjutkan dengan upacara seremonial Badan Musyawarah (Bamus Betawi). Setelah upacara seremonial tersebut di siang harinya para visitor diajak untuk menikmati pagelaran Topeng Blantek, salah satu seni pagelaran teater rakyat tradisional Betawi nan memadukan unsur tari, musik, dan lawakan khas.

Berbeda dengan lenong, pagelaran ini awalnya digelar tanpa panggung, menggunakan tanah lapang, dan diiringi perangkat musik rebana biang serta kecrek. Seni ini sering membawakan cerita legenda alias kehidupan sehari-hari dengan improvisasi.

Suasana perhelatan Lebaran Betawi 2026 pada Sabtu (11/4/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Teriknya mentari tidak menyurutkan semangat para visitor untuk menyaksikan pagelaran teater seni ini. Salah satunya adalah Puji seorang visitor asal Jawa Tengah nan rela datang jauh-jauh dari Bogor untuk datang ke aktivitas Lebaran Betawi 2026.

"Iya datang ke sini untuk menikmati liburan," katanya saat ditemui kumparan pada Minggu (12/4) di area taman Lapangan Banteng.

Tak sendiri, Puji berbareng Wiwik mengaku baru pertama kali datang ke aktivitas ini.

"Iya baru pertama kali ke sini, tahu aktivitas ini dari TikTok," katanya.

Pengunjung nan sedang menikmati aktivitas Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Meski bukan orang Betawi asli, Puji dan Wiwik mengaku penasaran dengan kesenian dan kuliner unik Betawi.

"Iya budayanya, terus banyak UMKM, jadi kita lebih mengenal budaya Betawi seperti apa," ungkap Wiwik.

Keduanya apalagi rela datang lebih awal untuk menyaksikan beragam pagelaran nan ada.

Rebana Biang hingga Konser Musik

Suasana Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Setelah pagelaran Topeng Blantek, aktivitas kemudian dilanjutkan dengan pagelaran rebana biang. Kesenian tradisional Betawi bernuansa Islam nan menggunakan perangkat musik perkusi berukuran besar. Seni ini tergolong nyaris punah, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 2017, dan sering digunakan untuk mengiringi pagelaran teater Topeng Blantek alias aktivitas perayaan.

Tak lama setelah itu, barulah visitor dihibur dengan pagelaran musik berupa band-band alias grup musik nan identik dengan budaya Betawi. Beberapa grup musik nan turut memeriahkan Lebaran Betawi 2026 kali ini adalah Band Betawi ialah Meneer Band, lampau Band Sueb hingga Band Biang Kerok.

Ketiganya membawakan hits-hits alias lagu-lagu terkenal Betawi mulai dari Sirih Kuning, Si Doel Anak Betawi dan lain sebagainya.

Adapun, di malam hari alias puncaknya, visitor bakal disuguhkan dengan penampilan dari Band Biang Kerok.

Band ini dikenal dengan penampilan menghibur dan sempat mengomentari isu-isu sosial Jakarta. Selain itu, nama ini juga merujuk pada karya legendaris Benyamin Sueb.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan