Momen hangat tercipta saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Di momen tersebut, Presiden Prabowo Subianto berdampingan tangan dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri.
Upacara digelar di laman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6). Wapres Gibran Rakabuming juga tampak datang dalam upacara.
Sebelum memasuki upacara, Prabowo, Gibran, dan Megawati tampak menerima laporan dari perwira upacara di dalam Gedung Pancasila.
Prabowo berdiri di depan, sementara Gibran dan Megawati di belakangnya. Usai menerima laporan, Prabowo tampak memberikan gesture ke Megawati untuk membujuk jalan berbareng di sampingnya.
Namun, Megawati menolak dan mempersilakan Prabowo jalan terlebih dahulu. Prabowo lampau melangkah menuju mimbar upacara diikuti Gibran dan Megawati menyusul.
Prabowo menjadi pengawas dalam upacara Hari Pancasila ke-81 ini. Selain memimpin, Prabowo juga memberikan petunjuk usai prosesi inti.
Prabowo dan Megawati Bergandengan Tangan
Usai upacara, momen kehangatan Prabowo dan Megawati kembali terlihat. Prabowo mulanya terlihat berbincang dengan Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin. Sementara Megawati terlihat berada di belakang JK dan Ma'ruf Amin.
Prabowo kemudian mempersilakan Megawati, JK dan Ma'ruf Amin berjalan. Namun, Megawati membujuk Prabowo untuk melangkah bersama.
Megawati tampak menggandeng tangan Prabowo. Keduanya pun terlihat melangkah bersama. Megawati dan Prabowo terlihat tertawa bersama.
Sejumlah personil Kabinet Merah Putih datang dalam upacara di antaranya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Hukum, HAM, dan Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menko PMK Pratikno, Menko Pangan Zulkifli Hasan. Terlihat juga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menaker Yassierli, Mendes Yandri Susanto, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto.
Prabowo dan Megawati Juga Berbincang
Selain momen hangat berdampingan tangan tersebut, Prabowo juga berbincang dengan Megawati. Ada pula sejumlah tokoh lainnya nan turut datang dalam momen berbincang tersebut.
Perbincangan itu dilakukan dalam sebuah ruangan. Bendera Merah Putih tampak berdiri di kedua sisi ruangan, sementara tembok belakang dihiasi deretan foto para tokoh nan pernah memimpin lembaga negara.
Dari foto nan dibagikan Biro Sekretariat Presiden, Prabowo tampak duduk di tengah ruangan dengan Megawati di sampingnya. Adapun tokoh nan terlihat datang para menteri kabinet, kepala lembaga, hingga mantan wapres terdahulu.
Di sisi Prabowo, terlihat Gibran, Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, Menlu Sugiono, dan Mensesneg Prasetyo Hadi. Sementara di sisi Megawati tampak Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Ketua DPD Sultan Bahtiar Najamuddin, dan Ketua MPR Ahmad Muzani.
Mereka terlihat berbincang santuy dengan ekspresi penuh keakraban. Belum diketahui secara pasti agenda nan dibahas dalam pertemuan tersebut.
PDIP Sebut Pertemuan Bahas Masa Depan Bangsa
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto angkat bicara mengenai pertemuan antara Megawati dengan Prabowo. Menurutnya pertemuan tersebut menjadi momentum krusial bagi keduanya untuk membahas arah masa depan bangsa.
Hasto menjelaskan kehadiran Megawati dalam upacara tersebut merupakan kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP. Upacara ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pemerintah nan menetapkan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.
"Tentu ini juga menjadi momentum nan baik bagi para pemimpin bangsa, pemimpin negara, pemimpin pemerintahan untuk berjumpa seperti antara Presiden Prabowo dengan Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto kepada wartawan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6).
"Beliau adalah Presiden kelima nan punya banyak pengalaman dan juga mempunyai hubungan baik kedekatan secara individual dengan Presiden Prabowo," sambung dia.
Hasto berambisi pertemuan kedua pemimpin tersebut menghasilkan pembicaraan nan mendalam mengenai persoalan bangsa. "Sehingga pertemuan itu kita harapkan bakal membahas hal-hal nan strategis tentang beragam arah bangsa dan negara ke depan," harapnya.
Gerindra Sebut Prabowo-Mega Bersahabat
Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menanggapi momen berkawan Prabowo dan Megawati. Dia menilai momen berkawan tersebut mencerminkan sikap guyub dan kebersamaan para pemimpin bangsa.
"Saya memandang ini sesuatu nan sangat baik. Para pemimpin bangsa menunjukkan sikap guyub dan kebersamaan, terutama di tengah tantangan nan tidak mudah akibat dinamika geopolitik dan geoekonomi dunia nan penuh ketidakpastian," kata Bahtra kepada wartawan, Senin (1/6).
Wakil Ketua Komisi II DPR ini mengatakan bahwa Prabowo mempunyai sikap menghormati para pemimpin terdahulu. Menurutnya, perihal itu menjadi salah satu karakter kepemimpinan Prabowo nan mengedepankan persatuan dan gotong royong.
"Kita juga patut berterima kasih mempunyai pemimpin seperti Pak Prabowo nan selalu memberikan penghormatan kepada para pemimpin terdahulu. Inilah salah satu karakter unik kepemimpinan beliau, ialah mengedepankan persatuan, gotong royong, dan semangat bahu-membahu dalam membangun bangsa," ujarnya.
Bahtra mengatakan momen gandengan tangan Prabowo dan Megawati menunjukkan hubungan keduanya terjalin baik sejak lama. Dia mengatakan keduanya mempunyai kedekatan emosional dan persahabatan nan kuat.
"Selain itu, komunikasi politik melalui gandengan tangan ini juga menunjukkan bahwa hubungan Pak Prabowo dan Ibu Megawati terjalin dengan baik sejak lama," tuturnya.
"Kedua tokoh bangsa tersebut mempunyai kedekatan emosional dan persahabatan nan kuat, sehingga komunikasi dan silaturahmi di antara mereka tetap terjaga dengan baik demi kepentingan bangsa dan negara," imbuh dia.
(amw/rfs)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·