Liputan6.com, Jakarta - Baik pemerintah wilayah maupun kodam hingga polda diminta siaga menghadapi potensi kebakaran rimba dan lahan (karhutla) seiring ancaman El Nino Godzilla. Jika gagal, kedudukan mereka menjadi taruhan.
Hal itu disampaikan Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago usai Rapat Koordinasi Khusus Pengendalian Karhutla Tahun 2026. Pemerintah bakal menerapkan pertimbangan ketat terhadap keahlian abdi negara dan ketua wilayah dalam mengendalikan karhutla.
"Tetap bertindak (pemindahan jabatan), bukan hanya Kapolda, Kapolres, sampai Panglima Kodam juga, Danrem, tetap itu mempertaruhkan jabatannya tadi saya ingatkan,” kata Djamari Chaniago di instansi Kementerian Kehutanan, Kamis (18/6/2026).
Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kejadian El Nino dimulai minggu ketiga bulan ini. Dengan waktu nan tak lama lagi, semua pihak kudu berkoordinasi dan bekerja lebih keras lagi.
"Ini memerlukan kesiapan nan sama-sama kita lakukan lebih keras untuk mencegah terjadinya kebakaran rimba dan lahan,” sebutnya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·