PT Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan BBM subsidi jenis Pertalite dalam kondisi cukup dan aman.
Sebelumnya Pertamina mengerek nilai produk bahan bakar minyak jenis Pertamax (RON 92) dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan pengedaran Pertalite di seluruh jaringan SPBU melangkah normal sesuai penugasan pemerintah.
Ketersediaan pasokan didukung oleh sistem logistik dan prasarana nan terintegrasi.
Selain itu, menurut dia perusahaan terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok daya melalui support terminal BBM, akomodasi penyimpanan, lembaga penyalur, armada distribusi, serta sistem pemantauan terintegrasi nan beraksi di seluruh Indonesia.
“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan pengedaran ke seluruh SPBU melangkah normal. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth dalam keterangannya, Sabtu (13/6).
Menurut dia, jaringan prasarana daya nan tersebar dari Sabang hingga Merauke memungkinkan Pertamina menjaga keandalan pasokan sekaligus merespons sigap andaikan diperlukan tambahan pengedaran di wilayah tertentu.
Pertamina juga terus berkoordinasi dengan beragam pemangku kepentingan, termasuk unit operasi di delapan regional wilayah kerja, untuk mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan BBM di sejumlah daerah.
“Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan pengedaran agar pasokan tetap terjaga,” lanjutnya.
Selain menjamin kesiapan stok, Pertamina Patra Niaga menegaskan penyaluran BBM subsidi tetap dilakukan sesuai ketentuan dan izin nan ditetapkan pemerintah.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan daya secara bijak dengan membeli BBM sesuai kebutuhan, peruntukan, dan jenis kendaraan nan digunakan.
“Pertamina Patra Niaga bakal terus menjalankan tugas penyaluran daya dengan optimal serta memastikan kesiapan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga,” tutup Roberth.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·