Jakarta -
PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan daya nasional di tengah dinamika geopolitik dunia dan bentrok Timur Tengah nan tetap terjadi.
Hal ini dilakukan dengan optimasi produksi dalam negeri, sekaligus diversifikasi sumber daya dari beragam wilayah, sehingga bisa memenuhi kecukupan daya bagi masyarakat.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan stok daya secara nasional dalam kondisi aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertamina terus memantau perkembangan dunia dan melakukan beragam upaya untuk menjaga pasokan daya di Tanah Air. Melalui strategi optimasi produksi serta diversifikasi, saat ini pasokan daya secara nasional berada dalam kondisi aman, dan operasional melangkah lancar," ujar Baron dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Hingga saat ini, Pertamina juga berupaya mendukung kestabilan ekonomi dengan menjaga nilai BBM di dalam negeri. Seluruh prasarana logistik dan rantai pasok dipastikan dalam kondisi optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Pertamina berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan nilai daya nasional, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap melangkah optimal," tambah Baron.
Dalam menjaga kelancaran distribusi, Pertamina mengandalkan di Integrated Terminal Jakarta (ITJ) nan merupakan penyangga utama pengedaran BBM dan LPG di wilayah DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah.
ITJ terdiri dari Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok dan LPG Terminal Tanjung Priok. Selain itu, dilengkapi dengan Jetty PMG, alias dermaga unik untuk kapal pengangkut bahan cair alias petrokimia.
Di satu sisi, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membantu menjaga kesiapan energi.
"Kita perlu memulai perilaku bijak daya saat ini. Dari lingkungan sekitar, kita membiasakan penggunaan daya sesuai keperluan demi keberlanjutan di masa depan," tutur Baron.
(hrp/hns)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·