Pertamina Integrated Terminal Surabaya Raih PROPER Emas 2025 dari KLH

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Surabaya sukses mendapatkan hidayah PROPER Emas tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) atas dedikasi dan komitmennya dalam tata kelola lingkungan nan berkelanjutan.

Capaian ini tidak lepas dari upaya pengelolaan lingkungan hidup dalam aspek operasional maupun bagi lingkungan masyarakat sekitar.

Adapun penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (BPLH)/Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq kepada perwakilan perusahaan dalam agenda Anugerah Lingkungan PROPER di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Untuk diketahui, penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) digelar setiap tahun sebagai upaya untuk meningkatkan ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup.

Keberhasilan perusahaan meraih penghargaan ini tidak lepas dari Program Inovasi SIMULTAN (Simultaneous Multi-Line Tank Operation) nan dapat mengefisiensi daya sebesar 289,2 GJ.

Kemudian, ada juga Program OPTIMIST (Optimal Mist System) Mengurangi Pemakaian Air melalui Penerapan Teknologi Mist Bertekanan Tinggi pada Sistem Pengendalian Suhu Tangki dapat mengefisiensi air sebesar 702 m3.

Selain itu perusahaan juga sukses menurunkan emisi lewat Program CARGO (Carbon Reduction through Gas Optimization) Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui Optimalisasi Jalur Pipa Out di IT Surabaya nan dapat menurunkan emisi sebesar 86,13 Ton CO2eq.

Sekadar informasi, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Surabaya merupakan unit operasi di bawah PT Pertamina (Persero) Subholding Commercial & Trading Regional Jatimbalinus. Terminal ini memainkan peran krusial dalam penyediaan dan pendistribusian BBM untuk wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, dan sekitarnya.

Beroperasi sejak tahun 1957, terminal ini mempunyai kapabilitas produksi mencapai 144.000 kL dan menyalurkan rata-rata 12.000 kL BBM per hari untuk beragam produk seperti Premium, Solar, Bio Solar, Kerosine,Pertamax, Pertalite, Pertamax Plus, Avtur, Avgas, dan lainnya.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News