Pertama Kali, Candi Borobudur Diabadikan Secara Digital dengan Teknologi 3D dan Drone 360

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Pertama Kali, Candi Borobudur Diabadikan Secara Digital dengan Teknologi 3D dan Drone 360

Dokumentasi digital Candi Borobudur oleh Project ETERNAL.

MAGELANG – Candi Borobudur untuk pertama kalinya didokumentasikan secara digital dengan teknologi 3D generasi baru nan detail, interaktif, dan dapat dijelajahi secara virtual. Dokumentasi digital ini merupakan bagian dari Project ETERNAL, kerjasama dunia antara Antigravity dan Insta360 nan berfokus pada pelestarian ruang dan warisan budaya bumi secara imersif.

Dokumentasi digital Project ETERNAL menggunakan teknologi 3D Gaussian Splatting (3DGS) nan mulai banyak digunakan dalam pengembangan spatial computing lantaran bisa menghadirkan representasi model digital dengan perincian tinggi serta rendering real-time nan lebih ringan dibanding metode 3D tradisional.

Render 3D Candi Borobudur oleh Project ETERNAL.

Tim juga menggunakan drone 360° Antigravity A1 nan mempunyai keahlian perekaman 8K untuk spatial capture dan immersive imaging. Teknologi panoramic 360° memungkinkan proses pengumpulan info dilakukan secara lebih efisien untuk kebutuhan rekonstruksi digital berskala besar.

Drone 360 Antigravity A1.

Kombinasi teknologi ini memungkinkan memori spasial Borobudur terdokumentasi dan diwariskan lintas generasi.

Sebelum Candi Borobudur, Project ETERNAL sebelumnya juga telah mendokumentasikan situs Pompeii dan Civita di Bagnoregio di Italia secara digital. Setelah situs berhistoris Eropa, Candi Borobudur sekarang dipilih sebagai representasi dari peradaban Asia dan kebanggaan budaya Indonesia.

Borobudur dinilai mempunyai makna penting, bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga simbol peradaban besar Indonesia nan diakui dunia.

“Borobudur bukan sekadar gedung bersejarah. Situs ini merupakan bagian dari identitas budaya Indonesia dan bukti peradaban Nusantara nan luar biasa. Melalui Project ETERNAL ini, kami berambisi warisan seperti ini dapat terus dilestarikan dalam corak digital dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Haris, perwakilan pengelola area Borobudur.

Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, Borobudur tetap menghadapi tantangan pelestarian, mulai dari pelapukan hingga aktivitas vulkanik. Di saat nan sama, izin kunjungan wisata juga terus diperketat untuk menjaga kelestarian struktur candi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com