Pertagas Dorong Pengelolaan Sampah dan Ketahanan Pangan di Pamulang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Gas (Pertagas), hubungan Subholding Gas Pertamina, menyalurkan support berupa mesin cultivator kepada Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Flamboyan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan nan berlokasi di Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Senin (8/1).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pertagas dalam mendukung aktivitas green eco living nan meliputi pengelolaan sampah, pembuatan kompos, pengolahan lahan pertanian, pengembangan pertanian perkotaan, hingga penguatan ketahanan pangan keluarga.

Sebagai perusahaan nan mengedepankan prinsip keberlanjutan, Pertagas tidak hanya berfokus pada aspek profit, tetapi juga memperhatikan aspek people dan planet sebagai fondasi upaya nan berkelanjutan.

Melalui beragam program pemberdayaan masyarakat, Pertagas berupaya memberikan solusi terhadap beragam persoalan nan dihadapi masyarakat, khususnya nan berada di wilayah Ring 1 perusahaan.

Pamulang Barat sendiri menjadi salah satu wilayah nan dilalui jaringan pipa gas Pertagas nan membentang di sepanjang wilayah Jawa Barat, mulai dari Cirebon hingga Cilegon, sebagai jalur pengedaran daya nasional. Kehadiran program ini menjadi salah satu corak kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Saat ini, TPS3R Flamboyan nan beranggotakan 18 orang aktif mengelola sampah dari sekitar 350 kepala family nan berada di salah satu kompleks perumahan di sekitar lokasi. Aktivitas nan dilakukan mencakup pengangkutan sampah, pemilahan sampah berbobot ekonomis, produksi kompos, hingga pengelolaan lahan pertanian nan memanfaatkan kompos hasil olahan sendiri.

Kegiatan pertanian tersebut dikelola berbareng oleh 10 personil Kelompok Wanita Tani Flamboyan nan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 400 meter persegi untuk budidaya tanaman pangan.

Dalam proses pengolahan lahan, mulai dari penggemburan tanah hingga pencampuran pupuk kompos, dibutuhkan tenaga dan waktu nan cukup besar. Oleh lantaran itu, keberadaan mesin cultivator dinilai bakal sangat membantu meningkatkan efisiensi kerja kelompok.

Bantuan tersebut disambut dengan penuh antusias oleh pengelola TPS3R dan KWT Flamboyan. Mereka menilai mesin cultivator merupakan kebutuhan nan sangat relevan untuk mendukung aktivitas pertanian nan selama ini dijalankan secara swadaya.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pertagas nan telah memberikan support mesin cultivator. Dengan perangkat ini, aktivitas kami bakal semakin efisien dan produktivitas pertanian dapat meningkat," kata Ketua TPS3R Flamboyan, Welly.

Ketua KWT Flamboyan, Wiwik Pramukarti Darmadi menambahkan, dengan adanya perangkat cultivator ini, personil KWT dapat lebih produktif dan semakin semangat dalam mengelola pertanian.

"Bantuan ini sangat berfaedah untuk mendukung aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan hasil dan kesejahteraan personil kelompok. Hasilnya kelak juga dapat dirasakan oleh penduduk sekitar melalui sayuran nan kami tanam, panen, dan sampai ke dapur masing-masing rumah," ujarnya.

Adapun support mesin cultivator diserahkan langsung oleh Head External Relation East Region Pertamina Gas, Muhammad Putra Dewanto. Mesin tersebut diharapkan bisa menghemat energi, tenaga, dan waktu dalam pengolahan lahan, sekaligus mempercepat masa tanam sehingga produktivitas pertanian golongan dapat meningkat.

"Sebagai perusahaan nan berorientasi pada keberlanjutan, masyarakat seperti ini nan menjadi sasaran kami untuk mendukung aktivitas positif mereka. Melalui kerjasama ini, kami berambisi dapat memberikan faedah bagi lebih banyak masyarakat dalam mendukung aktivitas green eco living di Pamulang," ujar Putra.

Melalui sinergi antara perusahaan dan masyarakat, Pertagas berambisi program ini dapat memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis organisasi sekaligus mendorong terciptanya ketahanan pangan nan berkepanjangan di tingkat masyarakat.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News