Persija Disarankan tak Banding Sanksi Larangan Suporter Tandang

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Persija Disarankan tak Banding Sanksi Larangan Suporter Tandang Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.(MI/Khoerun Nadif Rahmat)

DIREKTUR Utama I.League, Ferry Paulus, menilai klub Persija Jakarta tidak perlu mengusulkan banding atas hukuman larangan suporter menghadiri pertandingan tandang (away) nan dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Langkah tegas ini dianggap krusial untuk memutus tren kerusuhan suporter nan terus berulang.

Ferry menegaskan bahwa meskipun secara izin Persija mempunyai kewenangan untuk mengusulkan banding, tindakan tersebut dirasa kurang tepat. Menurutnya, rentetan pelanggaran nan melibatkan oknum suporter sudah mencapai tahap nan mengkhawatirkan dan perlu disikapi dengan serius.

"Jadi, terhadap keputusan ini dapat diajukan banding, ya. Sesuai dengan pasal nan ada. Jadi memang diberi ruang untuk banding. Tetapi kami sebenarnya menganggap kurang pas untuk diberikan banding. Karena memang balasan nan ada sekarang ini, apalagi terhadap Persija," ujar Ferry dalam konvensi pers, Rabu (21/10).

Ia menyoroti perilaku oknum suporter nan seolah menganggap keributan di stadion sebagai perihal lumrah. Ferry apalagi mendorong adanya hukuman nan lebih berat bagi perseorangan nan terbukti menjadi provokator kericuhan secara berulang, termasuk larangan masuk stadion seumur hidup.

Sanksi berat ini merupakan buntut dari kericuhan pada laga pekan kelima Super League 2026/2027 antara Persita Tangerang melawan Persija di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10). Insiden nan dipicu masalah spanduk tersebut sempat menunda kick-off babak kedua selama 31 menit.

Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI, Persija dilarang membawa suporter dalam laga tandang selama separuh musim alias sebanyak enam pertandingan. Selain itu, klub berjuluk Macan Kemayoran ini dijatuhi total denda Rp90 juta, nan terdiri dari denda keributan Rp30 juta serta denda petasan dan flare sebesar Rp60 juta.

Tidak hanya Persija, panitia pelaksana (panpel) Persita Tangerang juga dikenai denda Rp40 juta lantaran dinilai lalai menjaga ketertiban stadion. Pertandingan itu sendiri berhujung dengan kekalahan Persija 2-3 dari tuan rumah setelah kebobolan di masa injury time. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑