Persebaya Tampil Impresif di Pramusim, Bernardo Tavares Ingatkan Pemain Jangan Terlena

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Persebaya Tampil Impresif di Pramusim, Bernardo Tavares Ingatkan Pemain Jangan Terlena Pelatih Persebaya Bernardo Tavares(Ileague.id)

TREN positif Persebaya Surabaya di pramusim tidak membikin pemain terlena. Pemain sekarang konsentrasi pada kejuaraan nan bakal digelar mulai 5 September 2026 nanti. 

“Dalam pramusim bukan argumen bagi pemain untuk merasa sudah berada di level terbaik, pemain tetap menyongsong kejuaraan nan cukup panjang,” kata Pelatih Persebaya Bernardo tavares di Surabaya, minggu (16/8). 

Dala pramusim Persebaya memetik hasil positif, menjuarai Piala Presiden 20206 kemudian kemenangan 1-0 atas Penang FC dalam laga uji coba internasional, Sabtu (15/8) malam.

Menurut Tavares, hasil pertandingan pramusim bukan tujuan utama. nan lebih krusial adalah memastikan Persebaya terus berkembang dan siap menghadapi kejuaraan resmi nan bakal dimulai pada 5 September 2026.
“Ini bagus untuk pemain, klub, dan Bonek-Bonita. Menang trofi (Piala Presiden 2026) tentu bagus. Tapi sekarang kami kudu memikirkan pertandingan berikutnya dan mempersiapkan semuanya. Kami kudu tetap rendah hati,” kata Tavares.

Bernardo mengingatkan bahwa Persebaya tetap berada dalam fase persiapan. Karena itu, pertimbangan terhadap performa tim menjadi lebih krusial daripada sekadar hasil akhir pertandingan. Ia menilai tetap ada sejumlah aspek permainan nan kudu dibenahi, terutama konsistensi, transisi bertahan, kondisi fisik, dan keahlian menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

“Ini adalah turnamen pramusim. Para pemain capek dan beberapa tim nan kami hadapi juga tidak bermain dengan skuad penuh. Jadi kami kudu tetap rendah hati dan menganalisis apa nan perlu diperbaiki,” ujarnya.

Meski menang atas Penang FC, Tavares memandang Persebaya tetap memberikan terlalu banyak kesempatan kepada lawan, khususnya ketika memasuki fase transisi bertahan.

“Kami menunjukkan beberapa perihal bagus, tetapi kami kudu lebih konsisten mengulang hal-hal tersebut. Kami tidak boleh kehilangan konsentrasi dan keseimbangan pertahanan saat transisi,” katanya.(H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia