Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemulihan sarana dan akomodasi daya di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi nan melanda wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026). Pemulihan dilakukan secara berjenjang untuk memastikan kebutuhan daya masyarakat tetap terpenuhi dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Dari total 52 SPBU nan berada di wilayah Flores, sebanyak 35 SPBU sekarang telah kembali beroperasi. Jumlah tersebut bertambah tiga SPBU dibandingkan kondisi sebelumnya, ketika 32 SPBU tetap beraksi dan 20 SPBU belum dapat melayani masyarakat.
Sementara itu, sebanyak 17 SPBU lainnya tetap dalam tahap pemulihan. Sejumlah letak menghadapi hambatan seperti gangguan listrik, jaringan komunikasi, kerusakan sarana dan fasilitas, serta kondisi lingkungan nan tetap terdampak gempa. Proses pemulihan juga dilakukan secara berjenjang lantaran sejumlah mitra dan tenaga operasional tetap konsentrasi pada proses pemindahan dan pemulihan.
Di sisi distribusi, sebanyak 6 Fuel Terminal (FT) tetap beraksi untuk menjalankan suplai dan pengedaran energi. Adapun 3 FT lainnya tetap melakukan persiapan penyaluran sembari menunggu akses jalan nan terdampak longsor kembali normal.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan pengedaran daya tetap dilakukan melalui sejumlah alternatif. Salah satunya dengan menyiapkan alih suplai dari FT Labuan Bajo, FT Bima, FT Ende, dan FT Maumere. Pertamina juga menyiapkan support moda transportasi laut untuk memperkuat pasokan ke wilayah nan akses daratnya tetap terdampak.
“Keselamatan masyarakat, pekerja, dan keandalan penyaluran daya menjadi prioritas kami. Karena itu, pemulihan dilakukan secara berjenjang dengan memastikan setiap akomodasi nan bakal dioperasikan telah melalui pengecekan dan memenuhi aspek keselamatan,” ujar Kitty.
Untuk sektor LPG, 5 pemasok LPG di wilayah Flores tetap beraksi dalam kondisi aman. Stok secara umum juga tetap tersedia di tingkat pemasok dan outlet. Berdasarkan pembaruan pada Minggu (16/8/2026) pukul 10.19 WITA, sebanyak 20 tabung LPG telah tiba di Maumere.
Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPH Migas, lembaga terkait, mitra lembaga penyalur, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat proses pemulihan.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan menggunakan BBM maupun LPG secara bijak sesuai kebutuhan. Informasi mengenai kondisi penyaluran daya dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center 135 dan kanal resmi Pertamina.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·