Persebaya Sebut Tak Ada Keuntungan Bermain Lawan Arema di Luar Malang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Pesepak bola Persebaya Surabaya Malik Risaldi (kanan) berbenturan dengan pesepak bola Arema FC Luiz Gustavo Tavares (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/11/2025). Foto: Rizal Hanafi/ANTARA FOTO

Persebaya Surabaya bakal menjalani laga Derby Jawa Timur melawan Arema FC di Bali. Idealnya, Arema FC nan bertindak jadi tuan rumah di Stadion Kanjuruhan, Malang, tapi lantaran izin pengamanan laga tak keluar, akhirnya kedua tim kudu berkompetensi di tempat netral tanpa penonton.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan timnya sebenarnya lebih suka bermain dengan ada support suporter di stadion. Tapi baginya, nan krusial timnya bisa konsentrasi di pertandingan nan berjalan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (28/4) pukul 15.30 WIB.

"Saya rasa semua orang lebih suka bermain dengan support suporter, bisa suporter tuan rumah, suporter tamu, di mana pun. Tapi bagi kami, kami perlu konsentrasi pada apa nan bisa kami kendalikan, ialah pertandingan, dan mencoba membikin rencana nan baik dan mengikuti rencana tersebut," kata Bernardo Tavares, saat sesi konvensi pers secara daring pada Senin (26/4).

Tavares menyatakan, timnya sudah bersiap melawan Arema FC di mana pun laga dimainkan. Baginya tak ada untung nan didapat Persebaya, meskipun Arema FC bermain di luar Malang dan mempunyai waktu jarak lebih lama sehari dari calon lawannya itu. Apalagi diakuinya hasil laga terakhir menahan seri Persib membuatnya terkejut.

"Soal apakah bermain tanpa suporter alias tidak, itu bukan kendali kami, jadi saya tidak bisa berkomentar. Kami bermain sebelumnya di Ternate, jadi kami mempunyai penerbangan dengan transit di Makassar, lampau ke Surabaya. Hari ini kami ke Bali. Para pemain, kami tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan semuanya," jelas pembimbing asal Portugal ini.

Persebaya Surbaya melawan Arema FC di BRI Super League musim 2025/2026. Foto: Instagram/ @officialpersebaya

"Tidak mudah untuk tidak mempertimbangkan gol di sana (di markas Persib), dan mengambil poin di sana. Tapi daya percaya bahwa besok, 11 pemain dan mungkin 5 pemain nan masuk (sebagai pengganti), bakal mencoba untuk melakukan nan terbaik, untuk membikin hasil nan baik," imbuhnya.

Menurutnya, pertandingan melawan Arema FC menjadi perihal sulit, terlebih ini berjudul Derby Jawa Timur satu wilayah nan mempunyai sejarah panjang. Maka untung waktu recovery bisa saja tidak bertindak di lapangan, ketika para pemain tak bisa konsentrasi dan bermain konsisten sepanjang laga.

"Saya pikir jika lebih dari satu hari, mungkin bakal ada perbedaan besar, tetapi seperti ini, saya tidak percaya bakal ada perbedaan. nan saya yakini, ini bakal menjadi pertandingan nan mau dimenangkan oleh semua orang, dan saya minta pemain kita dapat menunjukkan di dalam lapangan bahwa mereka mau menang," terang dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan