loading...
Pemukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania. Foto/ Daily
LONDON - Para peneliti percaya bahwa penemuan baru ini bakal membantu menjelaskan gimana masyarakat prasejarah beradaptasi dengan lingkungan keras di gurun Yordania bagian timur.
Para arkeolog nan bekerja di gurun Yordania bagian timur telah menemukan bukti lebih lanjut tentang permukiman antik di puncak gunung berbatu datar (mesa) dekat wilayah Azraq, nan memberikan wawasan baru tentang pola kediaman dan teknik bangunan masyarakat prasejarah di wilayah tersebut.
Menurut penelitian nan baru saja dipublikasikan, seorang koresponden TTXVN di Timur Tengah melaporkan bahwa sekitar 30 susunan batuan datar terletak di dekat lembah Wadi Qattafi, sekitar 60 km di utara Azraq, sementara golongan lain nan terdiri dari sekitar 20 susunan batuan datar terletak sekitar 5 km di selatan, sebelah timur lembah Wadi Umm Nukhayla.
Tim arkeologi menggali sejumlah struktur di lereng gunung untuk menentukan usia dan fungsinya. Arkeolog Alexander Wasse dari Universitas Yeditepe di Turki mengatakan bahwa sebagian besar struktur berbentuk lingkaran alias oval.
Awalnya, para peneliti meyakini bahwa itu mungkin makam batu prasejarah nan mirip dengan makam jenis "nawamis" nan sebelumnya ditemukan di Semenanjung Sinai dan Yaman.
Namun, penggalian struktur nan diberi kode SS-11 menghasilkan penemuan nan tak terduga. Meskipun struktur ini mempunyai pintu masuk nan menghadap ke barat daya, mirip dengan makam nawami, penemuan pintu masuk kedua di sebelah timur, berbareng dengan laman berpagar dan jejak kediaman seperti perapian kecil, menunjukkan bahwa itu lebih mungkin merupakan tempat tinggal daripada situs pemakaman.
Para peneliti menentukan bahwa struktur tersebut dibangun di atas fondasi batuan alami nan telah diratakan dengan lapisan material pengisi buatan. Di dalam struktur tersebut, ditemukan beberapa lapisan perapian dari periode penggunaan nan berbeda, nan menunjukkan bahwa tempat tersebut telah dihuni sejak lama.
12 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·