Bumi Menunjukkan Tanda-tanda Kehancuran seperti 252 Juta Tahun Lalu

Sedang Trending 5 jam yang lalu

loading...

Tanda-tanda Kehancuran seperti 252 Juta Tahun Lalu. Foto/viet

LONDON - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pemanasan lautan dan penipisan oksigen – dua aspek nan menyebabkan kepunahan massal 252 juta tahun nan lampau – kembali muncul akibat perubahan iklim.

Penelitian baru, nan dipimpin oleh Universitas Stanford (AS), telah memberikan penjelasan kenapa banyak golongan organisme laut nan mendominasi Bumi selama ratusan juta tahun menghilang selama peristiwa kepunahan massal Permian – musibah biologis terbesar nan pernah tercatat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan laut nan dikombinasikan dengan penipisan oksigen merupakan aspek penentu nan menyebabkan banyak jenis punah, menurutScienceAlertpada 30 Juli.

Sekitar 252 juta tahun nan lalu, letusan gunung berapi besar melepaskan sejumlah besar gas rumah kaca ke atmosfer, menyebabkan peningkatan suhu dunia nan dramatis. Hal ini mengakibatkan peristiwa "Kepunahan Besar", nan memusnahkan sekitar 90% jenis laut dan sekitar 70% jenis vertebrata darat.

Sebelum musibah ini, dasar laut didominasi oleh banyak golongan hewan purba, tetapi setelah kejadian tersebut, organisme nan lebih modern seperti moluska, ikan, bintang laut, dan landak laut secara berjenjang mengambil alih.

Para ilmuwanjuga menemukan bahwa organisme purba ini hanya dapat mentolerir lingkungan nan kekurangan oksigen saat beristirahat. Keunggulan itu nyaris sepenuhnya lenyap ketika mereka perlu aktif, membikin mereka sangat rentan dalam konteks pemanasan dunia dan lautan nan kekurangan oksigen.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews