Ilustrasi keamanan siber(Freepik)
ASOSIASI Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan CREST International untuk mendorong pengembangan standar, peningkatan kapabilitas talenta, dan penguatan ekosistem keamanan siber di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama dilakukan di sela-sela UK–Indonesia Bilateral Meeting on Digital Economy and Cybersecurity nan berjalan di London. Ketua Umum ADIGSI Firlie Hanggodo Ganinduto mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pengembangan kompetensi bagi talenta dan pelaku industri keamanan siber nasional.
"ADIGSI berkomitmen mendorong pertumbuhan industri keamanan siber Indonesia. Karena itu, kami memandang kerjasama dengan CREST International sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi talenta nasional sekaligus memperluas akses menuju pasar global" kata Firlie dalam keterangannya, Kamis (11/6).
Menurut Firlie, nota kesepahaman tersebut bakal ditindaklanjuti melalui sejumlah program kerja, antara lain penguatan standar industri, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, pengembangan jalur akreditasi, serta penguatan kapabilitas pelaku industri keamanan siber di Indonesia.
Ia menambahkan bahwa kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme sektor keamanan siber nasional nan terus berkembang seiring percepatan transformasi digital.
CEO CREST International Nick Benson mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara dengan perkembangan ekonomi digital nan pesat di area Asia Pasifik. Menurutnya, perihal tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap penguatan kapabilitas dan standar keamanan siber.
"Kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen CREST untuk mendukung pengembangan standar, kompetensi, dan profesionalisme industri keamanan siber di Indonesia. Kami berambisi kerja sama ini dapat memberikan faedah bagi pengembangan ekosistem digital nan semakin kondusif dan terpercaya," ujar Benson.
Selain dengan CREST International, ADIGSI juga menandatangani nota kesepahaman dengan TechUK dan ADS Group. TechUK merupakan asosiasi perdagangan teknologi di Inggris nan mempunyai lebih dari 1.100 anggota, sedangkan ADS Group mewakili sektor kedirgantaraan, pertahanan, keamanan, dan antariksa di Inggris Raya.
Kedua kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan jejaring industri serta penjajakan kesempatan kerjasama antara pelaku upaya dan organisasi teknologi di Indonesia dan Inggris.
Penandatanganan beragam kerja sama tersebut disaksikan oleh Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah serta Director for Infrastructure and Technology, Department for Business and Trade United Kingdom Rodney Berkeley. (Cah/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·