Tim Woodball Indonesia Juara Umum di Kejuaraan Dunia, Bawa Pulang 7 Medali

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Timnas Woodball Indonesia juara umum di Kejuaraan Dunia 2026. Foto: Dok. Istimewa

Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama woodball dunia. Tim Merah Putih sukses keluar sebagai Juara Umum 10th World Cup Woodball Championship 2026 kategori umum (senior) nan berjalan di Perlis, Malaysia, setelah mengoleksi 4 lencana emas, 2 lencana perak, dan 1 lencana perunggu.

Tak hanya berhasil di level senior, Tim Indonesia juga mencuri perhatian pada kategori youth. Meski hanya diperkuat dua atlet, Indonesia bisa merebut 1 lencana emas dari total tujuh nomor nan dipertandingkan. Hasil tersebut mengantarkan Tim Indonesia finis di ranking keempat klasemen youth, di bawah Chinese Taipei, Malaysia, dan Hong Kong China nan datang dengan jumlah atlet jauh lebih banyak.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas atlet Tim Indonesia tetap bisa bersaing di level tertinggi dunia, apalagi dengan kekuatan nan lebih mini dibanding negara-negara pesaing.

Empat lencana emas Tim Indonesia di kategori senior diraih dari nomor Fairway Men's Team, Fairway Women's Doubles, Fairway Women's Individual, dan Stroke Women's Team. Dua lencana perak dipersembahkan dari Fairway Women's Team dan Stroke Women's Individual, sementara satu lencana perunggu diraih melalui Stroke Women's Doubles.

Sementara itu, tambahan satu lencana emas di kategori youth menjadi penegas keberhasilan regenerasi atlet woodball Indonesia. Di tengah kekuasaan negara-negara nan menurunkan skuad youth dalam jumlah besar, Tim Indonesia bisa memaksimalkan kesempatan dan membuktikan kualitas pembinaannya.

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji (kanan). Foto: NOC Indonesia

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial nan sukses mengharumkan nama Indonesia di arena dunia.

"Hasil ini menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan salah satu kekuatan utama woodball dunia. Menjadi juara umum di World Cup tentu bukan perihal nan mudah lantaran kami menghadapi negara-negara terbaik. nan lebih membanggakan, atlet-atlet muda kita juga bisa mempersembahkan lencana emas meski hanya berangkat dengan dua atlet. Ini menunjukkan kualitas pembinaan nan kita miliki,” ujar Aang.

Menurut Aang, capaian tersebut menjadi modal krusial bagi Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di beragam kejuaraan internasional sekaligus memperkuat regenerasi atlet.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pemerintah, serta seluruh masyarakat Indonesia nan terus memberikan angan dan dukungan. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membawa Merah Putih berkibar di panggung dunia,” sebutnya.

Pada klasemen akhir kategori senior, Tim Indonesia memuncaki perolehan lencana dengan 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, mengungguli Malaysia (2 emas, 7 perak, 1 perunggu) dan Chinese Taipei (2 emas, 1 perak, 4 perunggu). Dominasi tersebut sekaligus menegaskan konsistensi Indonesia sebagai salah satu negara paling kompetitif dalam perkembangan olahraga woodball internasional.

Keberhasilan di Perlis, Malaysia menjadi pencapaian krusial bagi IWbA dalam menjaga tradisi prestasi di level bumi sekaligus memperlihatkan bahwa kekuatan woodball Indonesia nan diperkuat generasi muda nan siap melanjutkan estafet prestasi di masa depan. Selanjutnya, Indonesia bakal kembali menjadi sorotan sebagai tuan rumah Aice 8th Indonesia Open 2026 di Lapangan Cricket Udayana, Bali, pada 18–23 Agustus 2026, nan diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan tren prestasi atlet sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan olahraga woodball di dunia.

Woodball Indonesia didukung Aice, Mills dan Kings Travel disetiap aktivitas nan diikuti maupun diselenggarakan. Dukungan ini menjadi motivasi tersendiri bagi atlet untuk terus memberikan prestasi terbaik buat Merah Putih.

Timnas Woodball Indonesia juara umum di Kejuaraan Dunia 2026. Foto: Dok. Istimewa

Perolehan Medali Tim Indonesia

Medali Emas

• Stroke Competition Men Single – Moh. Habibullah

• Fairway Competition Men Double – Moh. Habibullah/Ahmad Yopi Solpianda

• Fairway Competition Women Double - Bibit Setyaningati/Ika Yulianingsih

• Fairway Competition Men's Team - Eka Candra Aprilyanto, Moh Habibullah, Fachri Husaini, I Gede Prabawa Mapet Darma Nugraha, Erif Nurachmad Satrio Mulya, dan Ahmad Yopi Solpianda.

• Youth Competition Double - Zukhfura Jasminne Verinda/Leandra Aliyyah Dahayu

Medali Perak

• Stroke Competition Women Single – Ika Yulianingsih

• Fairway Competition Women Double - Nur’izza Nova Mindayati /June C Ardiningrum

Medali Perunggu

• Stroke Competition Women Team – Laily Aprilya Maulidiana, Nur’izza Nova Mindayati, June C Ardiningrum, Dwi Tiga Putri, Ika Yulianingsih, Bibit Setyaningsih

KLASEMEN AKHIR PEROLEHAN MEDALI

1. Indonesia - 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu,

2. Malaysia - 2 emas, 7 perak, 1 perunggu

3. Chinese Taipei - 2 emas, 1 perak, 4 perunggu

4. Thailand - 2 emas, 1 perak, 2 perunggu

5. Uganda - 2 emas, 1 perunggu

6. Hongkong - 1 emas, 1 perak, 6 perunggu

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan