Perkuat Silaturahmi, Wali Kota Pekanbaru Ajak Ulama Doa Bersama Cegah Karhutla

Sedang Trending 43 menit yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersilaturahmi ke Ponpes Babussalam, minta angan ustadz dan santri agar karhutla segera teratasi, serta serahkan support pembangunan Rp200 juta, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Pekanbaru

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat silaturahmi dan kerjasama dengan para ulama, tokoh agama, serta pondok pesantren. Sinergi ini dinilai krusial untuk membangun wilayah nan maju secara bentuk sekaligus kuat dalam nilai agama, karakter, dan kepedulian sosial.

Komitmen tersebut ditunjukkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho berbareng Wakil Wali Kota Markarius Anwar saat bersilaturahmi dengan ketua Pondok Pesantren Babussalam, Tuan Guru Syekh H. Ismail Royan, Jumat (4/9/2026).

Selain meminta nasihat untuk pembangunan Kota Pekanbaru, Agung secara unik memohon angan dari Tuan Guru, para ustaz, dan seluruh santri agar kebakaran rimba dan lahan segera berhujung serta udara kembali bersih dan sehat.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersilaturahmi ke Ponpes Babussalam, minta angan ustadz dan santri agar karhutla segera teratasi, serta serahkan support pembangunan Rp200 juta, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Pekanbaru

“Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga secara unik memohon angan dari Tuan Guru, para ustaz, dan anak-anak kami di pesantren. Mohon doakan Pekanbaru, Riau, serta seluruh wilayah di Indonesia nan sedang menghadapi karhutla,” ujar Agung.

Ia berambisi angan para ustadz dan santri menjadi bagian dari ikhtiar berbareng dalam menghadapi musibah tersebut.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersilaturahmi ke Ponpes Babussalam, minta angan ustadz dan santri agar karhutla segera teratasi, serta serahkan support pembangunan Rp200 juta, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Pekanbaru

“Semoga Allah segera menurunkan hujan nan membawa rahmat, memadamkan api, membersihkan udara, serta memberikan kesehatan dan perlindungan kepada masyarakat maupun seluruh petugas nan berjuang di lapangan,” lanjutnya.

Permohonan angan tersebut melanjutkan ikhtiar jiwa nan sebelumnya dilakukan Pemko Pekanbaru dengan membujuk masyarakat melaksanakan salat Istisqa secara serentak di 15 kecamatan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersilaturahmi ke Ponpes Babussalam, minta angan ustadz dan santri agar karhutla segera teratasi, serta serahkan support pembangunan Rp200 juta, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Pekanbaru

Agung menegaskan, angan tidak menggantikan upaya teknis penanganan karhutla. Pemadaman, pencegahan, pelayanan kesehatan, dan koordinasi lintas wilayah kudu tetap dilakukan secara maksimal.

“Asap tidak mengenal pemisah kota maupun provinsi. Karena itu, penanganannya juga memerlukan kebersamaan. Pemerintah dan petugas terus bekerja di lapangan, masyarakat menjaga lingkungan dan tidak membakar lahan, sedangkan kita semua memohon pertolongan Allah,” katanya.

Tuan Guru Syekh H. Ismail Royan menyambut baik permohonan tersebut dan menyatakan bahwa family besar Pondok Pesantren Babussalam bakal turut mendoakan agar karhutla segera berakhir.

“Insyaallah, kami berbareng para ustaz dan santri bakal mendoakan agar hujan segera turun, api dapat dipadamkan, udara kembali sehat, serta seluruh petugas dan masyarakat nan terdampak diberikan perlindungan oleh Allah,” tutur Syekh Ismail.

Dalam kesempatan itu, Syekh Ismail juga mengapresiasi kerja nyata Agung Nugroho dan Markarius Anwar dalam membenahi Kota Pekanbaru. Menurutnya, pembangunan nan dilaksanakan perlu terus dilanjutkan dengan tetap menjaga kedekatan kepada masyarakat dan tokoh agama.

“Kami memandang ada kerja nyata nan dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk membenahi Pekanbaru. Namun, nan juga patut kami apresiasi adalah etika beliau dalam memuliakan ulama. Di tengah kesibukan, beliau datang bersilaturahmi, mendengarkan nasihat, dan membujuk para ustadz bersama-sama memikirkan kemajuan daerah,” katanya.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersilaturahmi ke Ponpes Babussalam, minta angan ustadz dan santri agar karhutla segera teratasi, serta serahkan support pembangunan Rp200 juta, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Pekanbaru

Menurut Syekh Ismail, memuliakan ustadz bukan hanya dengan menghadiri aktivitas keagamaan, tetapi juga membuka ruang komunikasi dan menjadikan ustadz sebagai mitra dalam menjaga umat.

“Pemimpin nan menghormati ulama, dekat dengan masyarakat, dan bersungguh-sungguh bekerja untuk kepentingan umat bakal selalu kita dukung dan doakan. Insyaallah, andaikan pemimpin menjaga etika dan amanah, Allah bakal memberikan keberkahan bagi wilayah nan dipimpinnya,” ujarnya.

Agung menegaskan, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan jalan, penataan lingkungan, alias pertumbuhan ekonomi. Kemajuan juga kudu tercermin dari masyarakat nan berakhlak, rukun, dan saling peduli.

“Pemerintah tidak bisa membangun kota sendirian. Kami memerlukan doa, nasihat, dan support para ustadz agar setiap kebijakan tetap berada di jalan nan betul serta memberikan faedah sebesar-besarnya bagi masyarakat,” jelasnya.

Pertemuan berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Wali Kota beserta rombongan berbincang dengan ketua pesantren, melaksanakan salat Jumat berjemaah, kemudian melanjutkan silaturahmi dalam jamuan makan siang.

Dalam kesempatan tersebut, Pemko Pekanbaru juga menyerahkan support pembangunan senilai Rp200 juta kepada Pondok Pesantren Babussalam sebagai corak support terhadap penguatan sarana pendidikan keagamaan dan peningkatan kualitas generasi muda.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersilaturahmi ke Ponpes Babussalam, minta angan ustadz dan santri agar karhutla segera teratasi, serta serahkan support pembangunan Rp200 juta, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Pekanbaru

Agung memastikan silaturahmi dengan para ustadz dan tokoh kepercayaan bakal terus dilakukan. Pemerintah mau menjadikan ustadz dan pesantren sebagai mitra strategis dalam menjaga kerukunan, memperkuat pendidikan karakter, menyelesaikan persoalan sosial, serta mengawal pembangunan daerah.

“Dengan kerjasama pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen warga, insyaallah Pekanbaru bakal semakin maju, harmonis, berbudaya, dan sejahtera,” tutup Agung.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, para asisten, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta jejeran Pemko Pekanbaru.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan