Ilustrasi(Dok Istimewa)
Menjawab kebutuhan bakal wadah kerjasama lintas latar belakang bagi para pendidik di bagian akuntansi, Perkumpulan Pengajar Akuntansi Indonesia (PPAI) resmi mengesahkan susunan pengurus pertamanya. Langkah ini diambil mengingat organisasi pekerjaan nan ada saat ini umumnya tetap terfragmentasi berasas peran spesifik, seperti pembimbing alias pengajar saja.
PPAI datang sebagai platform integratif nan menghimpun guru, dosen, hingga praktisi ahli nan aktif mengajar. Dengan semboyan ‘Mengajar Generasi Indonesia nan Lebih Hebat’, organisasi ini berkomitmen memperkuat pilar pengajaran bagi calon akuntan masa depan melalui pembekalan hardskill dan softskill nan selaras dengan tuntutan industri modern.
Ketua Umum PPAI, Dr. Temy Setiawan, menyatakan bahwa perkumpulan ini membuka pintu bagi siapa saja nan siap bekerja-sama demi kemajuan pendidikan akuntansi di tanah air.
"Perkumpulan ini membuka kesempatan bagi siapapun untuk menjadi personil nan siap bekerja-sama dalam mencapai visi ialah menjadi wadah pengembangan dan aktualisasi pengajar akuntansi Indonesia nan kolaboratif, relevan, dan berakibat bagi masyarakat umum," ujar Temy dalam keterangannya di Jakarta usai pelantikan, Minggu (6/9).
Sebanyak 24 pengurus PPAI periode 2026-2027 telah resmi dilantik. Mereka berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari akademisi hingga praktisi profesional. Dalam pertemuan perdana tersebut, pengurus juga menyepakati sejumlah program kerja jangka pendek dan jangka panjang nan berorientasi pada peningkatan kualitas SDM nasional.
Temy, nan dikenal sebagai konsultan, dosen, sekaligus penulis buku, menekankan bahwa visi utama PPAI adalah menjadi wadah pengembangan nan relevan dan berakibat luas. Organisasi ini memegang teguh empat nilai inti, ialah kolaboratif, relevan, bertumbuh, dan berdampak.
Kehadiran PPAI diharapkan tidak hanya menjadi ruang pengembangan internal bagi para anggotanya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pihak eksternal. "PPAI membujuk para pengajar akuntansi berkontribusi langsung terhadap lahirnya sumber daya manusia (SDM) unggul di bagian akuntansi, bisnis, dan kewirausahaan," pungkas Temy.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·