Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Perubahan RAPBN 2027

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI berbareng pemerintah menyepakati perubahan postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Dalam kesepakatan tersebut, sasaran pendapatan dan shopping negara sama-sama meningkat sekitar Rp9,1 triliun dari rancangan awal dalam Nota Keuangan.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan penyesuaian tersebut merupakan hasil pembahasan Banggar berbareng Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian PPN/Bappenas, dan Bank Indonesia (BI).

"Berdasarkan rapat Banggar berbareng Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bappenas, dan Bank Indonesia (BI), hari ini, sasaran pendapatan negara dan hibah tercatat menjadi Rp 3.426 triliun, alias naik Rp 9,1 triliun menjadi Rp3.435,1 triliun," kata Said, Senin (7/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan tersebut terutama berasal dari penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Penerimaan perpajakan meningkat dari Rp2.908 triliun menjadi Rp2.912 triliun alias bertambah Rp4 triliun.

Secara rinci, penerimaan pajak naik Rp2 triliun dari Rp2.591,4 triliun menjadi Rp2.593,4 triliun. Sementara penerimaan kepabeanan dan cukai bertambah Rp2 triliun dari Rp316,6 triliun menjadi Rp318,6 triliun.

Di sisi lain, sasaran PNBP juga mengalami kenaikan. Dari semula Rp517,4 triliun, PNBP disepakati menjadi Rp522,5 triliun alias meningkat Rp5,1 triliun.

"Penerimaan hibah tidak mengalami perubahan alias tetap sebesar Rp 0,7 triliun," kata Said.

Penyesuaian juga terjadi pada sisi shopping negara. Dalam Nota Keuangan, shopping negara awalnya ditargetkan sebesar Rp4.097,2 triliun. Angka tersebut kemudian disepakati naik menjadi Rp4.106,3 triliun alias bertambah sekitar Rp9,1 triliun.

"Rinciannya, shopping pemerintah pusat naik dari Rp 3.362,2 triliun menjadi Rp 3.371,3 triliun alias bertambah Rp 9,1 triliun. Kenaikan ini berasal dari shopping kementerian/lembaga (K/L) nan disesuaikan dari Rp 1.504,7 triliun menjadi Rp 1.513,8 triliun," ujar Said.

Sementara itu, shopping non-kementerian/lembaga (non-K/L) dan transfer ke wilayah tidak mengalami perubahan. Masing-masing tetap dialokasikan sebesar Rp1.857,5 triliun dan Rp735 triliun.

Meski terdapat perubahan pada sisi pendapatan maupun belanja, Banggar DPR RI berbareng pemerintah tetap mempertahankan sasaran defisit RAPBN 2027 sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

(inh)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional