Perkembangan Terkini Perang Iran-Israel, Ledakan Guncang Yerussalem

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Ledakan dilaporkan mengguncang Yerusalem, Senin (8/6/2026). Ini terjadi ketika Israel mengatakan pihaknya mencegat gelombang baru rudal Iran.

"Mengidentifikasi rudal nan diluncurkan dari Iran," tulis Tentara Israel di Telegram. "Kami berupaya untuk mencegat ancaman tersebut," tambahnya.

Seorang wartawan AFP di Yerusalem juga menyaksikan setidaknya satu kali intersepsi ketika penduduk bergegas ke tempat perlindungan di kota tersebut. Penyedia jasa darurat Israel Magen David Adom mengatakan tidak ada laporan adanya korban jiwa.

Iran telah meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel sejak Minggu malam, sehingga mengguncang gencatan senjata nan rentan antara kedua negara nan dilanda perang Timur Tengah. Israel juga dilaporkan membalas serangan itu Senin pagi.

Diketahui serangan juga dilancarkan dari Yaman hari ini ke Israel. Serangan kemungkinan datang dari golongan Houthi nan mendukung Iran.

Minggu, Iran mencat menembakkan rentetan rudal setelah Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, mengeluarkan pernyataan keras nan menuduh AS-Israel telah merusak komitmen tenteram nan sempat disepakati kedua belah pihak.

Mengutip CNBC International, Ghalibaf menyatakan melalui sebuah unggahan di platform media sosial X bahwa tindakan blokade angkatan laut oleh AS serta adanya pelanggaran perjanjian mengenai Lebanon menjadi argumen gugurnya gencatan senjata nan telah disepakati.

Ketua Parlemen Iran iitu juga memberikan peringatan mengenai status aset militer asing di area Timur Tengah akibat aktivitas militer nan terjadi di Lebanon serta blokade laut nan terus dilancarkan oleh armada AS. Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sendiri memberikan pernyataan resmi kepada The New York Times mengenai sifat dari kesepakatan tenteram nan selama ini melangkah menyebut serangan itu sebagai "serangan balasan" nan tetap dalam cakupan kesepakatan.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News