Perkembangan Terbaru Erupsi Anak Krakatau 10 September 2026

Sedang Trending 23 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah erupsi Gunungapi Anak Krakatau nan berjalan secara terus menerus sekitar 25 jam lamanya berhujung pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB lalu, aktivitas Anak Krakatau terpantau kembali menunjukkan karakter erupsi Strombolian.

Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut, hingga 10 September 2026, tercatat 13 erupsi Strombolian.

"Data pemantauan menunjukkan aktivitas vulkanik tetap berlangsung. Dinamika aktivitas G. Anak Krakatau terus dipantau dan dievaluasi," ungkap akun IG resmi @badan.geologi, Kamis (10/9/2026).

"Saat ini Gunungapi Anak Krakatau tetap tetap berada pada Level III (Siaga). Masyarakat dan visitor diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari pusat aktivitas serta selalu mengikuti info resmi Badan Geologi," imbuh Badan Geologi.

Berdasarkan info Badan Geologi, selama 9-10 September 2026, tercatat terjadi 1 gempa erupsi, 6 gempa hembusan, 3 gempa low-frequency, 5 gempa hybrid/ fase banyak, 1 gempa vulkanik dangkal, 3 gempa tektonik jauh, dan tremor menerus.

"Data kegempaan vulkanik hingga 10 September 2026 menunjukkan adanya kecenderungan penurunan aktivitas," bunyi pengumuman Badan Geologi tersebut.

(wia) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News