Salah satu agenda utama dalam rangkaian Dies Natalis adalah pemutaran perdana dan obrolan movie dokumenter The Philosopher’s Journey karya Marselli Sumarno. Film berdurasi 70 menit ini merekam perjalanan intelektual dan kemanusiaan Magnis sebagai seorang rohaniwan, filsuf, dan bunyi moral di Indonesia.
Selain itu, Dies Natalis STF Driyarkara juga diisi dengan beragam aktivitas lain. Mulai dari nobar movie bertema kewenangan asasi manusia, lingkungan hidup, dan kebebasan pers. Ada pula lomba esai nasional di mana peserta diajak menuangkan pendapat dan refleksi kritis mengenai Indonesia melalui tulisan mendalam dan inspiratif.
STF Driyarkara juga menyelenggarakan lomba debat tingkat SMA. Kompetisi ini menjadi arena pembelajaran berpikir kritis, argumentatif, dan dialogis bagi generasi muda. Serta tetap banyak lomba lainnya.
Perayaan Dies Natalis STF Driyarkara ini menjadi momentum untuk merefleksikan kembali kontribusi Magnis bagi Indonesia, terutama dalam bagian filsafat, etika politik, demokrasi, hubungan antaragama, pendidikan, dan kemanusiaan.
Selama lebih dari separuh abad, Magnis dikenal sebagai salah satu intelektual publik nan konsisten menyuarakan nilai-nilai etis, dialog, dan keberpihakan pada martabat manusia sekaligus ikut mendirikan STF Driyarkara.
STF Driyarkara hendak menegaskan kembali pentingnya makulat nan berpihak pada manusia, keberanian moral dalam kehidupan publik, serta perbincangan lintas perbedaan sebagai fondasi kehidupan demokratis di Indonesia.
Puncak rangkaian aktivitas bakal berjalan pada 26 Mei 2026. Gereja Katedral dipilih sebagai tempat Malam Penutup Dies Natalis STFD lantaran secara simbolis selaras dengan tiga sumbangan pemikiran Rm. Magnis nan diangkat menjadi elaborasi tematik Dies Natalis.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·