Peringatan Tsunami Gempa Besar Filipina M7,7 Dicabut, Ini Alasan BMKG

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut imbauan peringatan awal tsunami di wilayah Indonesia. Lantaran tidak ada kenaikan air laut secara signifikan nan membahayakan, dari hasil observasi nan dilakukan.

"Maka peringatan awal tsunami dinyatakan berhujung pada pukul 10.15.51 WIB," kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, melalui konvensi pers, Senin (8/6/2026).

Sebelumnya, pantauan BMKG pukul 10.00 WIB menunjukkan adanya 20 aktivitas gempa susulan atau aftershock dengan magnitudo 3,9 - 6,7. Adapun ada 2 gempa nan dirasakan di wilayah Indonesia.

Faisal mengatakan bahwa, BMKG terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan akibat dari gempa bumi susulan dan tsunami ini. Masyarakat juga diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh rumor nan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Dia juga mengimbau agar mencari info resmi dari BMKG nan disebar melalui beberapa kanal komunikasi media sosial seperti @/infoBMKG, maupun website resmi BMKG.

Sebelumnya gempa Filipina menyebabkan warning tsunami muncul di empat negara. Tak hanya Filipina sendiri, tapi juga Indonesia, Taiwan serta Papua Nugini.

Peta Perkiraan Tinggi Muka Laut Maksimum. (Dok. BMKG)Peta Perkiraan Tinggi Muka Laut Maksimum. (Dok. BMKG) Foto: Peta Perkiraan Tinggi Muka Laut Maksimum. (Dok. BMKG)

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News