Perhelatan Piala Dunia 2026 Dinilai Membawa Geliat Ekonomi di Jabar

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Perhelatan Piala Dunia 2026 Dinilai Membawa Geliat Ekonomi di Jabar Ilustrasi(Dok Istimewa)

PERHELATAN Piala Dunia 2026 dinilai membawa kesempatan ekonomi nan jauh lebih besar dibanding sekedar tontonan olahraga. Ajang sepak bola terbesar planet bumi ini diyakini bisa menggerakkan roda ekonomi, seperti di sektor pariwisata, perhotelan, kuliner. Transportasi hingga upaya mikro ekonomi mini menengah (UMKM). Termasuk di wilayah nan tidak menjadi tuan rumah pertandingan, seperti di Indonesia khususnya Jawa Barat (Jabar).

"Momentum ini perlu dimanfaatkan bagi pelaku ekonomi di Jabar, untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat," ungkap Wakil Ketua DPRD Jabar, M.Q. Iswara beberapa hari lampau saat peluncuran siaran Piala Dunia FIFA 1026 oleh TVRI di GOR Saparua Kota Bandung.

Menurut Iswara, akibat ekonomi dari industri olahraga rupanya sangat besar. Ia mencontohkan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko, diperkirakan bisa menghasilkan perputaran ekonomi berbobot triliunan rupiah. Tentunya pendapatan nan diraih bukan hanya dari penjualan tiket, tetapi juga dari sektor pendukung seperti hotel, restoran, transportasi. Destinasi wisata hingga penjualan beragam produk suvenir. 

"Efek berantai inilah nan membikin olahraga menjadi salah satu sektor dengan daya tarik ekonomi nan tinggi," tandasnya.

Karena itu Iswara mengapresiasi konsep melibatkan UMKM dalam penyelenggaraan beragam aktivitas nan berangkaian dengan Piala Dunia 2026 di Jabar. Apalagi golongan upaya ini terbukti bisa memperkuat ditengah beragam tekanan ekonomi global. Pihaknya tentu juga menyambut positif langkah TVRI nan sukses memperoleh kewenangan siar Piala Dunia 2026, sehingga bisa dinikmati masyarakat Indonesia secara luas melalui televisi milik pemerintah ini.

"Kami atas nama DPRD dan masyarakat Jabar menyambut pembukaan Piala Dunia 2026 nan digagas TVRI. Sehingga masyarakat bisa menikmati semua pertandingan sepak bola ini," jelasnya.

Iswara menyebut, DPRD Jabar juga membuka kesempatan kerja sama dengan TVRI untuk menggelar aktivitas nonton bareng (nobar) diberbagai wilayah di wilayah Jabar. Diharapkan nobar bisa mengairahkan sektor perekonomian dan sekaligus menjadi sarana intermezo bagi masyarakat selama turnamen berlangsung.

"Apalagi seperti diketahui antusiasme penduduk Jabar terhadap sepak bola selama ini tergolong sangat tinggi. Hal ini tercermin dari beragam capaian nan diraih pada sejumlah arena olahraga nasional, termasuk sepak bola," paparnya.

Seperti diketahui kata Iswara di olahraga sepak bola, Persib menjadi klub kebanggaan tersendiri dimana, Persib menorehkan sejarah sebagai klub paling sukses di Indonesia. Capaian ini menjadi gambaran kuatnya support masyarakat terhadap perkembangan sepak bola. Bahkan saat ini beberapa pesepakbola asal Jabar menjadi bagian krusial dari Timnas Indonesia.

"Saya berambisi euforia Piala Dunia 2026, dapat dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai positif kepada masyarakat. Sportivitas, disiplin, kerja keras dan keyakinan, merupakan nilai nan kudu tumbuh di masyarakat. Semangat ini krusial untuk mendukung terwujudnya Jabar nan istimewa," jelasnya.(H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia