Jakarta - Pemprov DKI Jakarta tengah menggencarkan aktivitas memilah sampah. Seiring kebijakan tersebut, masyarakat juga perlu mengenal sistem bank sampah nan tersedia di Jakarta.
Dalam sistem e-Bank Sampah Jakarta, terdapat dua jenis bank sampah nan kerap ditemukan, ialah Bank Sampah Unit (BSU) dan Bank Sampah Induk (BSI). Keduanya mempunyai kegunaan berbeda dalam pengelolaan sampah masyarakat. Berikut penjelasannya.
Apa Itu Bank Sampah di Jakarta?
Merujuk Buku Panduan e-Bank Sampah Jakarta dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov DKI Jakarta, bank sampah merupakan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan prinsip 3R alias reduce, reuse, recycle. Sampah nan sudah dipilah kemudian dikumpulkan dan ditimbang untuk menghasilkan nilai ekonomis.
Melalui sistem e-Bank Sampah Jakarta, masyarakat dapat mencari letak bank sampah, mencatat transaksi setoran sampah, hingga memantau nilai hasil tabungan sampah secara digital. Sistem ini juga dibuat untuk mendukung pengurangan volume sampah nan dibuang ke TPA Bantargebang.
Bedanya Bank Sampah Unit dan Induk
Merujuk pedoman resmi e-Bank Sampah Jakarta, Bank Sampah Unit alias BSU merupakan bank sampah nan langsung menerima setoran sampah dari masyarakat alias nasabah. Dalam alur sistemnya, pengguna menabung sampah ke BSU, lampau BSU mencatat transaksi penimbangan dan penjualan sampah daur ulang.
BSU juga dapat menjual sampah daur ulang ke Bank Sampah Induk maupun offtaker. Pada sistem e-Bank Sampah, BSU mempunyai menu info nasabah, aktivitas bank sampah, kategori nilai sampah, hingga transaksi penimbangan nasabah.
Sementara itu, Bank Sampah Induk alias BSI berkedudukan menampung hasil pengumpulan sampah dari BSU sebelum diteruskan ke offtaker alias pihak pengolah lanjutan. Dalam sistem e-Bank Sampah Jakarta, BSI mempunyai info jaringan BSU, transaksi penjualan sampah, serta laporan pengelolaan sampah nan lebih luas.
Secara sederhana, BSU menjadi tempat masyarakat menyetor sampah secara langsung, sedangkan BSI berfaedah sebagai penghubung pengelolaan sampah dalam skala lebih besar.
Cara Cek Lokasi Bank Sampah di Jakarta
Adapun info letak BSU dan BSI nan tersedia di Jakarta dapat dicek secara online melalui situs e-Bank Sampah Jakarta (banksampah.jakarta.go.id). Pada menu dashboard tersedia fitur "Lokasi" nan memuat peta titik bank sampah di seluruh wilayah Jakarta.
Pada laman peta Bank Sampah Jakarta terdapat informasi, ialah titik letak BSU nan ditandai warna hijau, sedangkan titik letak BSI ditandai warna merah. Masyarakat dapat mencari letak berasas kota, kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.
Peta Lokasi Bank Sampah Jakarta (Foto: Tangkapan Layar Website e-Bank Sampah Jakarta)
Dengan mengenal perbedaan BSU dan BSI, masyarakat diharapkan lebih mudah mengikuti aktivitas memilah sampah di Jakarta. Keberadaan bank sampah juga menjadi bagian krusial dalam upaya pengurangan sampah dari sumbernya. (wia/idn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·