Sebanyak 14 oknum TNI-Polri terjaring dalam Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) nan menyasar sejumlah tempat intermezo malam di Surabaya. Operasi ini berjalan pada Sabtu (20/6) pukul 22.00 WIB hingga Minggu (21/6) pukul 02.45 WIB.
Razia ini dilaksanakan oleh POM Kodaeral V Surabaya, Pomdam V/4 Brawijaya, POM Lanud Muljono, Propam Polrestabes Surabaya, BNNK Surabaya dan Satpol PP Kota Surabaya.
Ada 9 tempat intermezo malam nan disasar, ialah di BV Luxury Bar & KTF, Alexza Club dan KTF, KTF Suka-Suka, Shamrock Kitchen & Bar, Mantis Bar & Lounge, Galaxy Poll & Karaoke, Roots Cafe & Bar, Camden Bar dan Shelter Surabaya.
Sasaran operasi meliputi personel TNI, Polri, ASN, maupun penduduk sipil nan diduga melakukan pelanggaran hukum, termasuk kepemilikan senjata tajam dan penyalahgunaan narkotika.
Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodaeral V Kolonel Laut (PM) Andre Thomas Alexander, mengatakan penyelenggaraan Opsgaktib bermaksud untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan hukum. Selain itu, mencegah terjadinya pelanggaran serta tindak pidana di lingkungan militer.
"Operasi ini juga menjadi upaya penegakan disiplin internal guna memastikan setiap prajurit mematuhi ketentuan nan bertindak dan menghindari aktivitas di tempat-tempat nan dilarang tanpa izin," kata Andre lewat keterangannya, Minggu (21/6).
Selain 14 oknum TNI-Polri, ada 7 orang lainnya nan juga terjaring razia ini. Berikut rinciannya :
TNI AD: 5 personel
TNI AL: 3 personel
Polri: 6 personel
Sipil: 7 orang
Andra menyampaikan, personel maupun penduduk nan terjaring dalam operasi tersebut bakal diproses sesuai ketentuan dan kewenangan masing-masing institusi.
"Anggota TNI ditangani oleh Polisi Militer dari matra masing-masing, personil Polri ditangani oleh Propam Polri, sedangkan penduduk sipil diserahkan kepada Satpol PP untuk proses lebih lanjut sesuai patokan nan berlaku," ucapnya.
Ia menambahkan, melalui aktivitas ini, diharapkan bisa tercipta kondisi nan kondusif di tengah masyarakat.
"Meningkatnya kesadaran norma dan disiplin seluruh personel TNI, Polri, maupun masyarakat dalam rangka mendukung keamanan dan ketertiban di wilayah Surabaya," ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·