Perbankan Dominasi Pembagian Dividen sampai Pertengahan 2026, Capai Rp 71 T

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat di Jakarta, Rabu (27/12/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

Perbankan menjadi sektor dengan pengedaran dividen terbesar di pasar modal Indonesia sepanjang 2026. Nilai dividen nan dibagikan sektor bank mencapai Rp 71,06 triliun.

Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat mengatakan terdapat lima sektor saham dengan pengedaran dividen terbesar sepanjang 2026.

“Ada 5 top sektor saham nan membagikan dengan pengedaran dividen terbesar selama tahun 2026 ialah sektor perbankan membagikan Rp 71,06 triliun, sektor coal dan mining Rp 20,9 triliun, retail and trade Rp 13,2 triliun,” kata Samsul pada aktivitas Peluncuran ETF Emas sekaligus HUT Pasar Modal Indonesia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8).

Selanjutnya, telekomunikasi Rp 13,04 triliun, serta plantation Rp 12,53 triliun.

Ilustrasi rekening tabungan di bank. Foto: Shutterstock

Sementara itu, untuk pengaruh berkarakter utang dan sukuk, sektor financial institution menjadi nan terbesar dalam pengedaran tindakan korporasi dengan nilai Rp 52,46 triliun. Berikutnya sektor palm and paper sebesar Rp 17,47 triliun, bank Rp 14,6 triliun, metal and mineral mining Rp 6,06 triliun, serta telekomunikasi Rp 3,95 triliun.

Lebih lanjut, Samsul menyebut sebagian besar tindakan korporasi sepanjang 2026 hingga saat ini berupa pembayaran kembang obligasi. KSEI mencatat ada 2.721 pembayaran kembang obligasi, 1.067 bagi hasil, 347 pelunasan pokok, dan 405 pembagian dividen.

Selain itu, terdapat 757 aktivitas korporasi lainnya nan turut didukung KSEI dalam proses pendistribusiannya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan