Perbaikan Kendaraan dalam Proses Klaim Didorong Lebih Cepat dan Transparan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Perbaikan Kendaraan dalam Proses Klaim Didorong Lebih Cepat dan Transparan APLN dan Wahana Wirawan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bengkel Rekanan.(APLN)

Upaya meningkatkan kualitas jasa klaim kendaraan terus dilakukan melalui penguatan jaringan bengkel rekanan. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama antara PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (APLN) dan PT Wahana Wirawan.

Kedua perusahaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bengkel Rekanan di bengkel Autoglad Ancol Barat, Jakarta Utara. Kerja sama ini diarahkan untuk mempercepat proses perbaikan kendaraan, menjaga standar pengerjaan, serta meningkatkan transparansi jasa kepada nasabah. Penandatanganan tersebut dihadiri Presiden Direktur APLN Pardamean Matondang, Direktur Teknik APLN Agus Subrata, dan Presiden Direktur PT Wahana Wirawan S. Santiko Wardoyo.

Bengkel Rekanan Siapkan Standar Perbaikan

Presiden Direktur PT Wahana Wirawan S. Santiko Wardoyo menyambut positif kemitraan tersebut. Menurutnya, jaringan bengkel perusahaan, termasuk Autoglad, siap mendukung kebutuhan perbaikan kendaraan pengguna APLN sesuai standar teknis nan ditetapkan.

“Seluruh jaringan bengkel PT Wahana Wirawan, termasuk Autoglad, siap memberikan jasa perbaikan prima dengan standar teknis tertinggi dan hasil pengerjaan nan presisi bagi para tertanggung,” ujar Santiko.

Kemitraan dengan jaringan bengkel rekanan menjadi bagian dari upaya membangun proses penanganan klaim nan lebih terintegrasi. Selain aspek kecepatan, kualitas hasil perbaikan juga menjadi salah satu perhatian dalam kerja sama tersebut.

Pangkas Waktu Tunggu Perbaikan

Presiden Direktur APLN Pardamean Matondang mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah untuk memperkuat ekosistem jasa klaim perusahaan. Menurutnya, keberadaan bengkel rekanan diharapkan dapat membantu mempercepat proses perbaikan kendaraan sekaligus memberikan pengalaman jasa nan lebih baik bagi nasabah.

“Sinergi ini diharapkan bisa memangkas waktu tunggu perbaikan kendaraan di bengkel serta menjamin kepuasan total pengguna melalui transparansi proses,” kata Pardamean.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas jasa klaim menjadi bagian krusial dalam menjaga pengalaman pelanggan. Karena itu, proses perbaikan kendaraan perlu dilakukan berasas standar nan jelas, baik dari sisi pengerjaan maupun pelayanan. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia