
Ilustrasi.
JAKARTA — Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran telah memasuki hari ke-11 dan tidak menunjukkan tanda-tanda bakal usai dalam waktu dekat. Teheran pada Selasa (10/3/2026) kembali melancarkan serangan dengan rudal dan drone ke Israel serta beragam aset AS di kawasan, sementara Tel Aviv dan Washington terus membombardir kota-kota Iran.
AS melancarkan “hari serangan paling intens” ke akomodasi nuklir Iran, aset Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dan akomodasi rudal Iran. Serangan pada Selasa diklaim telah menghancurkan ribuan sasaran kumulatif.
Sejak memulai perang pada 28 Februari, serangan AS dan Israel telah menghancurkan lebih dari 10.000 akomodasi dan letak sipil, termasuk 65 sekolah dan lembaga pendidikan, serta 8.000 rumah. Aksi AS dan Israel juga menewaskan lebih dari 1.300 penduduk sipil dan ratusan personel militer maupun politik Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sementara itu, Iran melancarkan jawaban dengan menyerang akomodasi minyak, gas, dan penyimpanan bahan bakar Israel di Haifa. Serangan ini merupakan pembalasan Teheran atas serangan Israel ke depot minyak Iran.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·