Perang AS-Israel vs Iran Memanas, Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |07:35 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Memanas, Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Perang AS-Israel vs Iran Memanas, Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Kuat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, ekonomi Indonesia tetap kuat dan solid di tengah perang Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran. Saat ini, pemerintah terus memantau akibat ketegangan geopolitik antara AS-Israel vs Iran terhadap ekonomi nasional.

Meskipun bentrok telah berjalan lebih dari dua minggu, Airlangga menegaskan bahwa esensial ekonomi Indonesia tetap kokoh berkah koordinasi kebijakan nan kuat dan permintaan domestik nan terjaga.

“Jadi mungkin kami tegaskan kembali meski situasi perang Amerika-Israel sama Iran itu tetap melangkah lebih dari 2 minggu, namun jika kita lihat transmisi ke Indonesia itu dalam corak harga-harga minyak, nilai gas, dan kelak ikutannya harga-harga komoditas. Walaupun dalam situasi krisis perang, secara makro kita tetap kuat dan solid,” ujar Airlangga aktivitas Diskusi dan Buka Puasa Bersama Forum Komunikasi Wartawan Ekonomi Makro (Forkem), Jakarta, Senin (16/3/2026).

Kekuatan Ekonomi Indonesia

Airlangga menjabarkan sejumlah info nan menjadi fondasi optimisme pemerintah seperti kontribusi konsumsi mencapai 54 persen terhadap PDB dengan Mandiri Spending Index di level 360,7 pada Februari 2026.

Sementara itu, persediaan devisa tercatat sebesar USD151,9 miliar, cukup untuk membiayai sekitar enam bulan impor.

Kemudian PMI Manufaktur berada di area ekspansif (53,8), serta adanya kenaikan produksi beras nasional sebesar 13,54 persen secara tahunan (yoy).

Indonesia juga mempunyai sistem natural hedging di mana kenaikan nilai komoditas ekspor seperti batu bara, nikel, dan tembaga senilai USD47 miliar bisa menyeimbangkan defisit di sektor migas.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com