Niko Prayoga
, Jurnalis-Minggu, 13 September 2026 |09:28 WIB

Penyebab Bau Bawang Awet di Mulut, Bukan lantaran Sisa Makanan! (Foto: Freepik)
JAKARTA — Bau bawang nan memperkuat berjam-jam setelah makan rupanya bukan semata-mata lantaran sisa makanan nan menempel di mulut. Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan, aroma menyengat tersebut dipengaruhi senyawa tertentu nan diserap tubuh dan kemudian dikeluarkan kembali melalui napas.
Mengonsumsi makanan berbahan bawang memang kerap memanjakan lidah, tetapi pengaruh sampingnya bisa memperkuat cukup lama. Aroma unik bawang apalagi tetap tercium meski seseorang sudah menyikat gigi alias menggunakan cairan pembersih mulut.
Bagi banyak orang, menyikat gigi alias menggunakan obat kumur biasanya menjadi langkah untuk menghilangkan aroma tak sedap setelah mengonsumsi makanan tertentu, seperti mi instan. Namun, langkah tersebut tidak selalu efektif untuk mengatasi aroma bawang.
Dr. Adam membagikan penjelasan mengenai kejadian nan sering dialami masyarakat tersebut melalui utas di akun Threads miliknya.
“Gue akhirnya tau argumen kenapa mulut lo tetap ngeluarin aroma bawang hingga beberapa jam setelah makan bawang,” tulis dr. Adam.
Hasil Penelitian
Mengacu pada studi ilmiah berjudul Differentiation of mouth versus gut as site of origin of odoriferous breath gases after garlic ingestion, dia menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara aroma nan berasal dari sisa makanan di mulut dan aroma menyengat nan muncul setelah mengonsumsi bawang.
“Biasanya kan kalo kita abis makan sesuatu nan berbau tuh, misalnya mie instan, baunya bisa dengan mudah dihilangkan dengan sikat gigi alias kumur-kumur. Nah kalo abis makan bawang tuh emang baunya bisa memperkuat lebih lama,” tambahnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·