Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2026 |13:10 WIB

BPS mencatat tren penurunan jumlah keberangkatan penumpang pada kebanyakan moda transportasi publik sepanjang April 2026. (
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren penurunan jumlah keberangkatan penumpang pada kebanyakan moda transportasi publik sepanjang April 2026. Pola pergerakan ini merupakan fase normalisasi setelah berakhirnya momentum Ramadan dan Hari Raya Lebaran nan jatuh pada Maret 2026.
Kendati demikian, performa berbeda justru ditunjukkan sektor perkeretaapian nan tetap mencatat pertumbuhan positif.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan moda pikulan kereta api menjadi satu-satunya sarana transportasi massal nan mencatat peningkatan jumlah penumpang secara tahunan (year-on-year/yoy). Jumlah pengguna jasa kereta api pada April 2026 meningkat 7,65 persen menjadi 48,28 juta orang.
"Secara tahunan, sebagian besar moda transportasi mengalami penurunan. Hanya moda pikulan kereta api nan mengalami peningkatan sebesar 7,65 persen," kata Pudji dalam konvensi pers Rilis BPS, Selasa (2/6/2026).
Berkebalikan dengan pikulan rel, moda transportasi udara dan laut justru mencatat penurunan secara tahunan. Jumlah keberangkatan penumpang pesawat untuk rute domestik turun 15,85 persen menjadi 4,57 juta penumpang.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·