Sebanyak 26 penumpang dan awak kapal MV Hondius nan terdampak hantavirus telah tiba di Belanda, Minggu (10/5). Mereka diterbangkan dari Tenerife, tempat kapal pesiar tersebut berlabuh.
"Termasuk delapan penduduk negara Belanda," kata Kementerian Luar Negeri Belanda dikutip dari AFP, Senin (11/5).
Mereka nan terdampak virus tersebut bakal menjalani karantina selama enam minggu. Warga Belanda bakal dipulangkan ke rumahnya untuk menjalani isolasi mandiri.
"Sementara penduduk negara lain bakal dibawa ke letak karantina," demikian keterangan tersebut.
Kepala perlindungan sipil Spanyol, Virginia Barcones, mengatakan dalam penerbangan tersebut tidak hanya penduduk Belanda, tapi ada juga WN Belgia, Yunani, Jerman, Guatemala, dan Argentina.
MV Hondius merupakan kapal pesiar berbendera Belanda. Kapal ini menjadi pusat perhatian kesehatan dunia setelah tiga penumpang meninggal di tengah pandemi hantavirus.
Dua penumpang nan sakit dan dievakuasi tiba di Belanda pekan lampau dan sedang dirawat di rumah sakit nan berbeda. Keduanya telah dites positif terinfeksi virus dan dilaporkan dalam kondisi stabil.
Tidak ada vaksin alias pengobatan unik untuk hantavirus, nan merupakan penyakit endemik di Argentina, tempat kapal tersebut berangkat pada bulan April.
Namun, para pejabat kesehatan menekankan bahwa akibat bagi kesehatan masyarakat dunia rendah dan menepis komparasi dengan pandemi COVID-19.
Operator MV Hondius mengatakan setelah semua penumpang dievakuasi, kapal bakal berlayar dengan awak minimal ke pelabuhan Rotterdam di Belanda.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·